Ketika diperjalankan,…

Terbaru292 Dilihat

Semakin menambah keyakinan bahwa sesungguhnya Ibadah Haji  dan Umroh Umat Islam Diperjalankan Allah SWT.  Wajib ada niat kuat, bedoa dan berupaya sehingga niat terwujud. Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi”

Alhamdulillah setelah menunaikan Ibadah Haji 1994, awak tahun 1998  mendapat Tugas sebagai Kelua Rombongan (Karom) Jamaah Haji  Badan Pengeloa Ibadah Haji Mabes Polri. tahun 2003 Bersama Istri Hj Enida Busir menunaikan Ibadah haji kafilah Mabes Polri.

Tahun 2017 Umroh bersama Uni Husna Dahlan Notaris Bogor. Bergabung Pula Adinda M Yahya Dahlan dan Istri Ibu Nuriani Palembang dan sepepu Ibu Bidan Darna Darwis dari jambi. Kemudia Tahun 2022 paska Covid bersama Istri diberangkatkan Umroh Kafila Haiula Mabrur bersama Purnawirawan Kesehatan Polri..  Manusia berusaha dan berdoa Allah SWT mem perjalankan.

Menelisik pertemuan ajaib dipelataran Ka’bah diyakini  bukan lah satu kebetulan semata namun  perjumpaan itu telah ditadirkan sesuai yang tertulis di Lauh Mahfuzd. Bukankah jodoh, maut , rezeki dan pertemuan itu adalah takdir anak manusia yang telah ditetapkan ketika Ruh ditiupkan di rahim Ibunda setelah janin berusia  120 hari.

Setiap anak manusia  mempunyai takdir masing masing dan takdir itulah misteri yang akan kita buka hari demi hari sebagai lembaran kehidupan.  Alangkah indahnya ketika membuka misteri takdir itu anak manusia dalam suasana iman dan taqwa yang sebenarnya taqwa sehingga apapun yang terjadi mereka mampu  menghadapi dalam keadaan tenang .  Sesungguhnya  semuanya akan kembalikan kepada Nya.

Alhamdulillah

 

Tinggalkan Balasan