Batu Spirtus Baturaja Seakan Memandang Birunya Langit Yang Cerah

Gaya Hidup524 Dilihat

Saya membeli batu Spirtus Baturaja ketika saya mengunjungi Pasar Segar Depok pada tanggal 21 April 2016. Saat itu di Pasar Segar masih nenhadi pusat penjyalan batu akik yang cukup ramai dikunjungi para peminat batu akik.

Saya mengunjungi Pasar Segar bertujuan untuk membuat sebuah batu cincin dari bongkahan batu Belimbing Aceh yang saya punya. Ini menjadi kali kedua saya berkunjung ke Pasar Segar Depok.

Sebelum ke kios pembuatan batu cincin, saya lebih dulu ke lantai dua tempat penjualan batu akik dan assesorisnya untuk membeli ring atau cangkang yang akan menjadi iketan cincin batu Belimbing Aceh yang saya akan GOSPOL.

Setelah membeli sebuah cincin, saya sempatkan melihat lihat ke lapak lain yang menjual batu akik. Saya pun tertarik melihat sebuah batu akik berwarna biru langit cerah.

Penjualnya menyebut sebagai batu Spirtus asal Baturaja. Setelah terjadi tawar menawar akhirnya penjual sepakat dengan harga yang saya ajukan dan batu Spirtus Baturaja menjadi milik saya. Batu Spirtus Baturaja yang berdimensi 25 mm x 18 mm ini sudah tembus cahaya dan body glass.

Batu Spirtus Baturaja ini termasuk jenis calcedony dengan warna birunya yang memang khas, yakni biru kristal. Sejatinya, batu jenis ini bukan varietas baru, sebab sudah dikenal sejak era 60-an.

Banyak literasi yang menyebutkan bahwa jenis baturaja biru hanya ditemukan di Desa Simpang Empat Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Karena keberadaanya yang langka, mengakibatkan harganya pun lumayan tinggi.

Menurut ceritanya bahwa batu Spiritus yang identik dengan warna Biru Langit menjadi sumber daya alam yang tak tergantikan. Banyak masyarakat di sekitar banting setir beralih profesi sebagai penambang batu akik, karena hasilnya cukup menggiurkan.

Namun dibalik dari besarnya potensi sumber daya alam tersebut bagi masyarakat sekitar, terdapat sisi negatif yang kadang tidak disadari jika terlalu berlebihan mengeksploitasi sumber daya alam tersebut maka, lama kelamaan suatu saat batu Spirtus ini akan habis, padahal proses pembentukan batu Spirtus tersebut memerlukan waktu hingga jutaan tahun.

Batu Spirtus Baturaja memiliki berbagai macam jenis dan bentuk urat dan serat yang berbeda-beda, hal itu menjadi ciri khusus yang dimiliki batu Spirtus Baturaja ini.

Batu Spirtus Baturaja tergolong dalam jenis batu chalcedony yang memiliki tingkat kekerasan cukup tinggi yaitu 7 skala Mohs sehingga mudah untuk kita bentuk menhadi sebuah batu cincin.
Karena bentuknya yang sudah body glass maka batu Spirtus

Baturaja milik saya ini tak lagi memerlukan perawatan khusus namun cukup dengan mengolesi dan menggosoknya dengan minyak zaitun atau kain halus agar tetap terlihat kinclong.

Selain warna biru langit cerah atau biru muda namun ada pula jenis batu Spirtus Baturaja yang berwarna biru langit yang lebih tua ran tentu daja jika ada kesempatan saya akan bisa mengoleksinya ..

Insya Allah ..

 

NH
Depok, 10 Desember 2020

Tinggalkan Balasan