Marahlah Bapak 

Terbaru, YPTD273 Dilihat

Marahlah Bapak
Jangan ditahan tahan
Anda di bayar untuk itu

Anak buah bandel harus di marahi
Kalau ngak nurut ya di ganti.
Kata orang kalau ngak bisa dibina
(dibinasakan?)

Ya di bina lagi
Sampai tiga kali

Marahlah Bapak
Kami bukan ngajari Bapak
Tetapi memang harus bersikap begitu
Kalau ingin menjadi Pemimpin (Kades) sukses.
Harus tegas
Bukan keras
Agar berwibawa
Dan disegani

Marahlah Bapak
Pada tempatnya
Tepat waktunya
Jelas sasaran
bukan karena benci
bukan karena emosi

Memang harus begitu
Marahlah Bapak
Jangan ditahan-tahan
Anak buah harus ditegur
Agar mereka tidak merasa benar
Sehingga terjadi pembiaran

Amarah berbeda dengan gempa
terkumpul energi bersebab ditahan
dan tiba tiba
mengoyangkan alam
meledak menghacurkan semua
memporak porandakan lingkungan
dan diri nya sendiri

Jakarta, 9 Januari 2020

Salamsalaman

TD

 

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Puisi | Marahlah Bapak, Jangan Ditahan-tahan”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/thamrindahlan/5e165dd3097f362c871a06d2/puisi-marahlah-bapak-jangan-ditahan-tahan

Kreator: Thamrin Dahlan

 

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Tinggalkan Balasan