OTN 8 Tinggal 23 Hari Lagi, Bisa Jadi Calon Juara Ada di Sekolah Anda

DR. WIJAYA KUSUMAH, M.PD

guru3 Dilihat

OTN 8 Tinggal 23 Hari Lagi, Bisa Jadi Calon Juara Ada di Sekolah Anda

Bismillah. OTN 8 tinggal 23 hari lagi! Waktu ternyata berjalan begitu cepat. Tanpa terasa, ajang Olimpiade TIK, Informatika, Koding, Robotik, dan E-Sport atau OTN 8 sebentar lagi akan digelar di JICC Senayan, Jakarta. Tepatnya pada 29 Oktober–1 November 2026, OTN 8 akan menjadi bagian dari kemeriahan Main Event Indocomtech 2026. Bapak dan Ibu guru, sudahkah sekolah Anda mengirimkan siswa terbaiknya?

Pertanyaan ini sederhana, tetapi jawabannya bisa menentukan sebuah perjalanan besar dalam kehidupan seorang siswa.

Sebab, seorang juara tidak lahir begitu saja. Tidak ada siswa yang sejak lahir langsung menjadi juara lomba koding, robotik, informatika, film pendek, atau e-sport. Mereka menjadi hebat karena berani mencoba, berani berlatih, berani gagal, kemudian mencoba lagi.

Itulah sebabnya saya selalu mengatakan kepada guru dan siswa: jangan menunggu menjadi hebat untuk mengikuti lomba. Ikutilah lomba agar kita belajar menjadi lebih hebat.

Di OTN 8, siswa tidak hanya datang untuk mengejar piala. Mereka datang untuk mendapatkan pengalaman. Mereka datang untuk menguji kemampuan. Mereka datang untuk bertemu dengan siswa-siswa hebat dari sekolah lain.

Mereka datang untuk belajar bekerja sama, berpikir kreatif, memecahkan masalah, berkomunikasi, dan tentu saja berani tampil di hadapan orang lain.

Ada banyak pilihan kompetisi yang dapat diikuti. Ada lomba koding membuat game bagi siswa yang senang dengan dunia pemrograman. Ada robotik bagi mereka yang tertarik merancang dan mengendalikan teknologi. Ada informatika dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi siswa yang senang berpikir logis dan mengikuti perkembangan teknologi. Ada pula Lomba Cerdas Cermat Informatika dan KKA yang akan menguji wawasan serta kecepatan berpikir peserta.

Bagi siswa yang memiliki kreativitas dalam dunia audiovisual, tersedia Lomba Film Pendek. Sementara itu, bagi mereka yang memiliki kemampuan strategi dan kerja sama tim dalam permainan digital, tersedia E-Sport Mobile Legends.

Jadi, hampir setiap siswa memiliki kesempatan untuk menunjukkan potensinya. Yang sering menjadi masalah adalah kita tidak pernah tahu siapa sebenarnya calon juara itu sebelum mereka diberi kesempatan.

Bisa jadi siswa yang selama ini duduk diam di belakang kelas ternyata memiliki kemampuan luar biasa dalam membuat game.

  1. Bisa jadi siswa yang sering dianggap biasa saja ternyata sangat jago robotik.
  2. Bisa jadi siswa yang senang bermain Mobile Legends ternyata mampu bekerja sama dengan tim secara luar biasa.
  3. Bisa jadi siswa yang gemar membuat video di ponselnya memiliki bakat menjadi sutradara muda.
  4. Bisa jadi siswa yang sering bertanya tentang teknologi ternyata memiliki potensi besar menjadi talenta digital masa depan.

Masalahnya, apakah mereka sudah diberi kesempatan? Inilah tugas kita sebagai guru.

Guru bukan hanya mengajar siswa agar mendapatkan nilai bagus dalam ujian. Guru juga membuka pintu agar siswa menemukan bakat dan potensinya. Kadang-kadang potensi itu baru terlihat ketika seorang anak mengikuti lomba. Karena itu, Bapak dan Ibu guru, jangan sampai kesempatan itu lewat begitu saja.

OTN 8 tinggal 23 hari lagi. Jangan menunggu H-1 baru sibuk mencari peserta. Mulailah hari ini. Cek kembali siswa di sekolah Anda. Hubungi guru Informatika, guru TIK, guru KKA, pembina ekstrakurikuler, wali kelas, bahkan orang tua siswa.

Tanyakan kepada mereka: “Siapa siswa kita yang memiliki bakat di bidang teknologi?” Mungkin jawabannya ada di depan mata kita. Setelah ditemukan, berikan mereka kesempatan. Tidak perlu takut kalah. Sebab dalam setiap perlombaan, ada dua kemungkinan: menang atau belajar. Kalau menang, kita mendapatkan piala dan pengalaman.

Kalau belum menang, kita mendapatkan pengalaman yang jauh lebih berharga untuk mempersiapkan diri menjadi lebih baik. Saya percaya, sekolah yang berani mengikutsertakan siswanya dalam kompetisi sebenarnya sedang menanam investasi untuk masa depan.

Hari ini mungkin mereka hanya mengikuti lomba. Besok mereka bisa menjadi programmer. Lusa bisa menjadi pengembang aplikasi.

Bisa menjadi animator, pembuat film, ahli robotik, pengembang gim, praktisi kecerdasan artifisial, atau bahkan menjadi pemimpin perusahaan teknologi.

Kita tidak pernah tahu masa depan seorang anak. Tetapi kita bisa membantu membuka jalannya. Dan OTN 8 adalah salah satu pintu itu. Karena itu, mari kita sukseskan OTN 8 — Olimpiade TIK, Informatika, Koding, Robotik, KKA, dan E-Sport.

  • Ajak siswa terbaik di sekolah Anda untuk ikut berkompetisi.
  • Ajak mereka berani mencoba.
  • Ajak mereka berani bermimpi.
  • Ajak mereka berani menjadi juara.

Informasi dan pendaftaran OTN 8 dapat dilakukan melalui:

https://s.id/otn82026

Jangan sampai nanti kita menyesal karena ternyata calon juara OTN 8 ada di sekolah kita, tetapi tidak pernah kita beri kesempatan untuk bertanding.

Ingat baik-baik. OTN 8 bukan hanya tentang piala. OTN 8 adalah tentang keberanian untuk memulai.

  • Tentang pengalaman.
  • Tentang persahabatan.
  • Tentang kreativitas.
  • Tentang kerja keras.

Dan tentang perjalanan seorang anak menemukan dirinya sendiri.

Bisa jadi calon juara OTN 8 ada di sekolah Anda. Tugas kita adalah menemukan mereka dan memberikan kesempatan.

OTN 8 tinggal 23 hari lagi. Mari bergerak bersama. Mari siapkan siswa terbaik dari sekolah kita. Mari bertemu di JICC Senayan, Jakarta, 29 Oktober–1 November 2026.

Bismillah, dari sekolah kita lahir juara baru!

Salam literasi dan teknologi.

Omjay/Kakek Jay
Guru Blogger Indonesia

Tinggalkan Balasan