
Daun Pisang Tercabik Cabik
Perhatikan dokumen foto di status ini. Pohon pisang tumbuh subur di halaman rumah. Pohon pisang tanduk sedang berbuah, sebentar lagi 2 sisir pisang sudah tua siap di petik dan dinikmati.
Seperti juga pohon kelapa yang banyak manfaatnya pohon pisangpun demikian pula. Manfaat pisang selain buahnya yang memiliki rasa khas sesuai jenisnya, bagian lain dari pohon pisang juga berguna bagi manusia..
Mulai dari buah, kemudian daun dan batang tubuh pisang itun sendiri. Buah pisang terkenal enak disuguhkann sebagai pencuci mulut ketika usai menyantap makan siang. Daun pisang multi fungsi antara lain sebagai pembungkus masakan ikan pepes, pengganti piring dan yang tak kalah penting menjadi payung dikala hujan.
Selain itu di dunia pewayangan batang tubuh pisang digunakan sebagai tempat menancapkan wayang kulit. Terkadang batang pisang digunakan untuk penahan banjir di bantaran kali dan sebaai jembatan sementara,
Allah SWT Maha Sempurna menciptakan segala sesuatu tiada sia sia bersebab termaktub azas manfaat terutama bagi manusia.. Malah kalau kita tilik kandungan kitab Suci Al Qur’an terdapat nama buah buahan pisang nanti di Surga.
Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon-pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya. (QS. al-Waaqiah : 28-33)
Kali ini awak tak ingin membahas perihal buah pisang tetapi lebih kepada daun. Tanaman pisang selalu beranak pinak bisa sampai 2 – 3 pohon. Perhatikan daun sang induk pisang dan anak anaknya. Kita melihat daun pisang sang emak tercabik cabik alias robek walaupun masih tetap di pelepah.
Sebaliknya daun pisang sang anak tampak masih utuh dalam artian lebar, hijau bersih dan tak sedikitpun tercabik. Apa makna sesungguhnya yang bisa dipetik dari pesan alam terkait daun pisang ini ?
Paling tidak ada 3 pembelajaran yang bisa dipetik dari fenomena alam ini.
- Pertama daun pisang tercabik tentu karena terkena terjangan angin. Resiko berada di posisi tinggi maka tak terhindarkan hembusan angin semakin kencang. Sedangkan daun pisang yang lebih rendah walaupun terkena tiupan angin tetap tidak robek karena berresiko lebih kecil.
- Kedua bahwa tumbuhan pisang termasuk makhluk yang menyiapkan generasi penerus. Anak pisang tumbuh di dekat induknya, terjamin aman karena terlindungi dalam pelukan kasih sayang. Induk pisang rela berkorban untuk generasi penerus guna melanjutkan kebaktian kepada alam semesta.
- Ketiga Keberadaan pisang adalah azas manfaat bagi mahluk lain terutama manusia. Itulah sebabnya pohon pisang ini akan bersua kembali dengan manusia di surga. Satu janji Allah SWT kepada manusia agar berkehidupan mencontoh perilaku pisang. InshaAllah dia akan berjumpa kembali dengan manisnya rasa pisang ambon, pisang kepok, goreng pisang dan keripik pisang.
Kehidupan berjalan terus. Mari belajar dialam terkembang, memperhatikan keindahan alam semesta. Selalu saja ditemukan keajaiban dalam koridor kebesaran kekuasaan Illahi Tuhan Yang Maha Esa. Perlu latihan inten untuk mendapatkan nikmat ke pekaa an bagi seorang penagamat alam yang kebetulan seorang penulis.
Salam Literasi
BHP 300121
YPTD









Apalagi hidup yang mengingatkan tentang manfaat apa yg diciptakannya.
Benar sekali pak Haji…tidak satu pun yang ada di sekitar kita tanpa muatan pembelajaran. Literasi lingkungan sekitar. Salam sehat dan bahagia selalu bersama keluarga.