

Awalnya kita adalah anak – anak bagi orangtua kita, setelah dewasa kita menjadi orangtua untuk anak – anak kita, dan anak – anak kita kelak akan menjadi orangtua juga seperti kita, insyallah. inilah siklus kehidupan, cicle of life. Dimana Estafet kehidupan ini akan selalu berlanjut dan terus berkelanjutan. Maka didalamnya harus ada pendidikan yang baik, agar proses mendidik anak – anak kita menjadi nilai ibadah dihadapan Allah Subhanahuwata’ala. Sebagaimana tujuan terbesar kita diciptakan hanya untuk memenuhi haknya pencipta kita, yakni beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala..
Sebagai orangtua kita harus mengetahui ilmu pengasuhan dan pendidikan anak, ilmu pengasuhan dan pendidikan anak ini disebut ilmu Parenting. Tapi ini bukan Parenting Modern, yang kita gunakan adalah Parenting Islam, kenapa Islam? Karena Islam agama sempurna, semua yang mengantarkan kita kepada kebahagiaan dan keselamatan sudah di atur didalam Islam, termasuk hal tentang keluarga dan cara mendidik anak. Sehingga kita harus merasa perlu belajar Parenting Islam agar tujuan, harapan dari kita berkeluarga dan memiliki anak – anak yang sholih dapat dicapai/ diwujudkan.
Didalam Parenting Islam, hubungan orangtua dan anak sangat diperhatikan. Hal ini disampaikan dalam firmannya (Qs. Al – Balad; 3)
وَوَالِدٍ وَمَا وَلَدَ
dan demi bapak dan anaknya.
Allah ta’ala bersumpah atas Orangtua, ayah, dan anaknya. Masyallah, artinya hubungan orangtua dan anak menjadi perhatian yang besar sekali dalam Islam, hal yang yang perlu digaris bawahi, yang harus kita cari tahu ada apa dengan hubungan orangtua dan anak ini hingga Allah ta’ala jadikan objek sumpahnNYA, berarti ada yang hebat, besar, penting dan istimewa.
Dalam hadist
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang dapat diambil manfaatnya, dan anak sholeh yang mendoakan orangtuanya” (HR. Muslim)
Dalam sabdanya Rasulullah Shollallu’alaihiwasallam mengingatkan kita orangtua, agar kita menjadi orangtua jangan abai dan lalai soal pendidikan anak, karena sejatinya kita mendidik anak dalam rangka menyiapkan orangtua untuk dikemudian hari ketika mereka dewasa, dan apa yang kita berikan, ajarkan, tanamkan akan menjadi pola yang terus dicontoh oleh anak kita saat mereka menjadi orangtua, jika apa yang kita berikan itu kebaikan dan benar, tentu itu akan menjadi pahala jariyah untuk kita, namun jika yang kita berikan dan ajarkan keliru dan salah, maka hal itu akan menjadi dosa jariyah juga untuk kita, naudzubillahimindzalik.







