
Tradisi Tarawih Keliling
Tarling atau Tarawih Keliling, pengalaman ku saat kecil adalah ketika kita ingin mencari temoat tarawih yang paling asyik, enak dan nyaman. Baik itu dari sisi jumlah rakaat atau bacaan Al-Qur’annya ataupun dari sisi hidangan tarawihnya. Tradisi di kampung saya ketika masih kecil ada tradisi namanya mala lilikuran. Khusus malam-malam ganjil atau malam lilikuran yang ke-21, 23, 25, 27 dan 29, masyarakat di Dusun Cikuya Desa Cibogo (Dusun dan Desanya saat ini sudah digenangi waduk Jatigede) Kec. Darmaraja Kab. Sumedang sering menyumbangkan makanan untuk makan para jamaah setelah shalat tarawih. Musholla atau jajug yang sering menghidangkan menu paforitnya (seperti nasi uduk, nasi pera atau lainnya) banyak dihadiri para jamaah.
Terkadang ada juga tarawih keliling karena ikut-ikutan teman, ketika sebuah musholla (masigit, tajug) jamaahnya ada yang rata-rata orangtua, disisi lain ada juga yang jamaah bahkan imamnya rata-rata anak muda. Disitulah biasanya saya dan teman-teman memilih dimana shalat tarawih. Ketika sekarang, khususnya Ramadhan pada masa pandemi Covid-19 (Corona) kedua, setelah tahun lalu masjid dan musholla banyak yang ditutup tidak membuka shalat jamaah tarawih untuk umum, tarawih keliling (tarling) kali ini lebih didasarkan pada kebutuhan lokasi setempat karena aktivitas harian.
Ada juga para pejabat baik di tingkat RT atau RW bahkan Desa/Kelurahan atau Kecamatan hingga tingkat Walikota atau Bupati, shalat tarawih keliling (tarling) lebih didasarkan pada pelayanan menyeluruh pejabat publik untuk menyapa jamaah warga masyarajatnya. Tentu dengan tetap menjaga protokol kesehatan demi menjaga diri dan komunitasnya dari ancaman virus corona. Tradisi Tarling ini baik dan bermanfaat bagi pejabat publik maupun bagi jamaah atau masyarakat yang dikunjunginya. Sebagai contoh jika di sebuah RW ada 3 masjid atau dua musholla serta satu masjid, maka pejabat RW bisa melaksanakan Tarling di tiga tempat berbeda setiap tiga malamnya.
Berikut ini daftar Masjid/Musholla tempat Tarling paruh kedua Ramadhan Saya tahun ini:
16. Masjid Al-Ghodfan Thariq Bin Ziyad Karang Satria Tambun Utara Kab. Bekasi
17. Musholla Al-Ikhlas Kp. Poncol Jaya Harapan Jaya Kota Bekasi
18. Masjid Al-Ihsan Blok V RW.18 Vila Mutiara Gading 2 Karang Satria Kab. Bekasi (Imam)
19. Masjid Al-Ihsan Blok V RW.18 Vila Mutiara Gading 2 Karang Satria Kab. Bekasi (Imam)
20. Masjid Al-Ihsan Blok V RW.18 Vila Mutiara Gading 2 Karang Satria Kab. Bekasi (Makmum)
21. Masjid Baiturrahman Perumahan Permata Hijau Kaliabang Tengah Bekasi Utara Kota Bekasi
22. Musholla Al-Jihad RT.01 RW.12 Kel. Perwira Bekasi Utara Kota Bekasi
23. Masjid Al-Ihsan Blok V RW.18 Vila Mutiara Gading 2 Karang Satria Kab. Bekasi (Makmum)
24. Masjid Al-Ihsan Blok V RW.18 Vila Mutiara Gading 2 Karang Satria Kab. Bekasi (Imam)
25. Malam ini nanti (….belum terlaksanakan…) Rencananya di Masjid Al-Azhar Summarecon Kota Bekasi
Pengalaman I’tikaf di Masjid Nurul Islam Islamic Center Kota Bekasi
Pada malam ke-23 saya sengaja janjian dengan sahabat teman i’tikaf sekitar tiga atau empat tahun lalu beliau memang tinggalnya dekat dengan Islamic Center. Saya pun memenuhi ajakan beliau tersebut, namun sayang hadir ke tempat i’tikafnya agak sedikit larut malam sekitar jam 22 atau jam 23 an. Karena sebelum ke sana saya baru saja berkunjung ke salah seorang rekan saya di daerah Paku Kaliabang Tengah. Pelaksanaan i’tikaf di masjid Islamic Center Kota Bekasi sangat ketat, karena pandemi Covid-19 masih tetap ada.
Alhamdulillah berkah i’tikaf disana saya bisa bertemu kembali dengan Imam masjid Nurul Islam Islamic Center Kota Bekasi Ust. Idrus Al-Hafidz, setelah beliau menyampaikan semaan Al-Qur’annya lalu ada sedikit penjelasan atas ayat-ayat yang dibacakannya, beliau mengingatkan jamaah tentang protokol kesehatan. Saya pun menghampiri beliau, menyampaikan salam dan mengharapkan doa terbaiknya dari beliau. Setelah tilawah sejenak saya pun istirahat, jelang jam 03.00 dini hari saya harus menjemput anak yang baru pulang dari temoat kuliahnya di Tembalang tidak jauh dari Semarang.
Alhamdulillah melewati malam ke-23 semoga penuh dengan keberkahan, Wallahu a’lam.


