Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau
” KAKI IBU TONGGAK MENUJU SYURGA “
Sembilan bulan sepuluh hari
Munculah budak kecil dengan wajah kemerah merahan
Meraung teriak bersama tangisan
Berlilitkan tali pusar biru darah berlumuran
Terkunci rapat dalam rahim mentuaskan harapan
Kehidupan baru telah menanti menyambutkan tangan
Seluruh jemari masih tertutup rapat membawa pesan
Dengan mata bulat gelap yang tak tau tujuan
Menagis sambil membawa gengaman harapan
Ibu tertawa bersama senyuman
Menatap wajah merah tiada kehitaman
Ayah bangga penerus keturunan
Tapi janji terus digengam
Satu minggu sudah dilewatkan
Mata mencerna dunia cengkraman
Mampukah berpaut pada janji yang terkunci dalam genggaman
Tak sadar dewasa sudah menanti didepan
Kata kata “ah” jangan disiulkan
Karena ibu tonggak harapan
Pemberi syurga tersembunyi ditelapak kaki tak jauh dari jangkauan
Jika “ah” engkau siulkan
Maka datanglah murka tak bisa ditangkiskan
Pesona dan janjimu sudah terlupakan
Tinggal merasa terus menerus rasa kesakitan
Karya : Raja zainol afandi,S.Pd.SD






Mantap, Zainol. Lanjutkan karya-karya lainnya.