Saya dulu pernah mengikuti beberapa kali event flash blogging. Rupanya sensasinya berbeda dengan ketika menulis di rumah dan dalam situasi santai. Namun, flash blogging ini punya manfaat bila dijalani dan dilatih dengan baik.
Flash blogging mirip dengan kegiatan membuat tulisan dengan gaya blog. Bedanya, tentu saja di waktunya. Jika biasanya saya dan mungkin kalian menulis blog sesuka hati, bisa nanti malam, lusa, atau malah bulan depan. Di flash blogging waktunya ketat. Proses menulis dan mengunggah blog hanya selama acara berlangsung.
Sensasi menulis flash blogging itu sama ketika dikejar deadline menulis media. Ada rasa dikejar-kejar harus selesai. Ada tuntutan menulis yang bebas masalah ejaan dan tentunya cukup menarik. Juga harus sesuai dengan acara yang diikuti tersebut. Alhasil perhatian terpecah antara mengikuti penjelasan narasumber dan menyimak acara sekaligus memikirkan bagaimana arah tulisan. Apa lead yang akan dipakai? Dan materi mana yang bakal banyak digali.
Saya merasakan sensasi itu kembali, tapi kali ini sebatas untuk bersenang-senang. Seseruan saja, untuk belajar kembali menulis cepat.
Adakah tipsnya? Hemmmm karena saya baru beberapa kali ikut flash blogging saya belum punya saran. Yang penting datang saja di acaranya secara fresh, badan dan pikiran. Terbukalah dengan segala kemungkinan yang terjadi sepanjang acara, dan nikmatilah proses itu.
Flash blogging ini akan membuat kalian terbiasa menulis cepat, kreatif, dan pastinya bisa menulis di bawah tekanan. Jika kondisi sedang sangat sibuk maka kalian bisa seolah-olah membayangkan sedang flash blogging sehingga tetap bisa ngeblog tiap hari.
Selamat mencoba.
Catatan sebagian tulisan pernah diunggah di dewipuspasari.net
Gambar dari Netflix








