Salah satu usaha untuk konsistensi dalam menulis adalah menulis sebelum tidur. Menulis sebelum pernah dilakukan oleh banyak penulis hebat. Hal ini dikarenakan menulis sebelum kita mau tidur akan menjadi sebuah “beban” yang dibuat oleh seseorang.
Banyak hal yang dapat dilakukan sesungguhnya ketika orang mau tidur. Selain menyelesaikan tugas pokoknya sebagai guru mengoreksi tugas siswa atau mempersiapkan bahan ajar untuk besok.
Atau sebagai ibu rumah tangga, menyelesaikan tugas menyiapkan makan malam dan merapikannya. Sambil nonton televisi bersama keluarga menulis menjadi hal yang dapat dilakukan saat sebelum tidur.
Konsistensi dalam menulis sebelum tidur akan menjadi ringan jika kita jadwalkan dan dilaksanakan. Tanpa adanya komitmen diri sendiri, maka menulis sebelum tidur tidak akan terlaksana dengan baik.
Pernah suatu ketika, seseorang yang berkomitmen untuk rutin setiap hari tanpa jeda. Akan tetapi karena ketiduran akibat lelah bekerja di siang hari, maka komitmen menulis sebelum tidur menjadi tidak dapat dilaksanakan dan program menulis setiap hari juga gagal.
Lalu bagaimana mensiasatinya? Pernah ini penulis lakukan yaitu menuliskan sebuah komitmen di kertas kartun yang bertuliskan “Sudahkah Anda Menulis?” dan ditempel ditempat yang mudah terlihat oleh kita. Maka hasilnya dapat menggenjot konsistensi kita dalam menulis setiap hari.
Akan terasa ringan atau berat kegiatan menulis sebelum tidur ini jika dilakukan tanpa program yang jelas dan nyata dari kita sendiri bukan dari orang lain.
Bagaimana menurut Anda, berat tidak?
Pelaihari, 22 September 2021







