Karya : Ananda Avantika
Hallo!!!
Perkelakan nama saya Ananda Avantika. Umur saya 21 tahun, saya ingin berbagi kisah atau cerita suka duka dalam perkuliahan online.
Saya adalah seorang yang baru menginjak masa perkuliahan, dalam masa perkuliahan yang baru bagi saya merupakan masa yang memiliki beberapa aspek suka duka yang saya rasakan. Dalam masa aspek-aspek yang saya rasakan adapun momen-momen yang saya rasakan di masa perkuliahan ini.
Bagiku menginjak masa perkuliahan ini membuat saya kebingungan karena banyak hal yang kurang saya mengerti terutama teknologi, contohnya penggunaan laptop, dan penggunaan aplikasi-aplikasih cangih yang digunakan dalam perkuliahan atau di gunakan dalam pembelajaran online.
Di saat masa pembelajaran yg akan di mulai saya berfikir bagaimna,apa, dan di mana saya harus belajar ilmu teknologi yang belum saya pahami.
Kemudian saya pun mulai berusaha untuk cara menggunakan teknologi dan aplikasih-aplikasi yg di gunakan,memang ada beberapa aplikasi yang saya sudah tau seperti Facebook, WhatsApp, Instagram .akhirnya saya pun bertanya kepada teman teman saya yang berada di media sosial dapatkah salah satu dari mereka mengajarkan saya tentang teknologi- teknologi lainya.
Banyak yang berkomentar seperti mengejek dan membully saya karna kurang cerdas dalam hal teknologi saya pun membalas hanya degan sebuah kalimat ” saya memang tidak tau hal tentang teknologi makanya saya bertanya ada pepatah yang saya berikan buat anda malu bertanya sesat di jalan ”
Bagiku hal itu bukanlah hal yang baru karena dari kecil saya sudah terbiasa dalam hal-hal komentar seperti itu.Akhirnya masa perkuliahan pun di mulai namun masih ada beberapa hal yang saya belum tau terutama dalam penggunaan aplikasi zoom.
Namun saya pun bertanya kepada teman saya tentang penggunaan aplikasi tersebut akhirnya saya pun mengerti tentang aplikasi-aplikasi apa ,bagaimna cara menggunakannya.
Di masa perkuliahan secara online ini ternyata banyak suka duka yang dirasakan oleh saya. Yaitu sukanya adalah walaupun saya orang yang tidak paham dalam teknologi namun banyak teman teman saya yang mau mengajarkan tentang hal-hal tersebut.
Dan banyak pula pembelajaran- pembelajaran yang menarik dalam perkuliahan online ini contohnya adalah saat pembelajaran kewarganegaraan,yaitu pembelajarannya sangatlah santai juga tidak terlalu tegang kami pun di ajarkan oleh bapak dosen cara menggunakan sosmed sebagai tempat memaparkan sebuah karya, bahkan kami pun di berikan sebuah website dosen itu sendiri agar bisa membuat akun dan bisa memaparkan karya milik kami seperti menulis cerpen,pusisi,dan karya-karya menarik yg bermanfaat.
Sehingga saya pun mendapat ilmu lagi yaitu cara menggunakan sosmed sebagai tempat memaparkan karya.
Namun selain itu perkulihan online ini pun memudahkan saya dalam hal mencari tambahan rezeki,karena selama perkulihan online ini saya bisa membagi waktu saya untuk bekerja dan mencari biyaya tambahan buat menyelesaikan cita -cita saya menjadi seorang perawat yang perofesional.
Namu ada pun duka yang saya rasakan yaitu ketika saya kuliah online hal pertama adalah ketika di rumah awal pagi saya harus bangun jam 3 atau jam 4 subuh karena saya muslim itulah hal yang wajar karna Harus beribadah (sholat Subuh ) namun biasanya sebelum ada perkuliahan online,habis beribadah (sholat) biasanya saya menyempatkan diri untuk membaca ayat-ayat Al-Qur’an,berolahraga dan sedikit bersantai sebelum melakukan aktivitas pagi yang di mulai pukul 06.00 pagi.
Namun ketika ada perkulihan online selepas beribadah (sholat subuh) saya pun harus segera menyiapkan sarapan buat adik-adik, keluarga Tante saya, karena saya tinggal bersama Tante saya juga melaksanakan pekerjaan rumah lainya lebih awal agar waktu perkulihan saya tidak tertundah. Yang di mulai pukul 07.30 Pagi.
Namun saya yakin semua itu ada hikmahnya karna apapun yang kita lakukan degan ihklas dan bekerja keras maka akan membuahkan hasil juga yang memuaskan.
Sekian dari saya tentang suka duka dalam perkuliahan online, kurang lebihnya saya mohon maaf apa bila ada kata dan kalimat yang kurang berkenan di hati para pembaca semua saya Ananda Avantika mohon maaf yang sebesar besarnya terima kasih.





