MENYEBUT pramuka selalu konotasinya sebuah kegiatan atau gerakan. Selalu ada frasa gerakan pramuka jika menyebut kosa kata pramuka. Kegiatan yang dilakukan oleh anggota pramuka atau oleh pengurus di satu lembaga atau satuan pramuka itulah gerakan dan kegiatan pramuka. Gerakan pramuka ada sejak di tingkat Nasional (Kwarnas= Kwartir Nasional) hingga ke Kwarran (Kwartir Ranting) di tingkat kecamatan. Paling ujung disebut pangkalan atau gugus depan (Gudep). Kalau pangkalan ada di sangga sementara gudep ada di sekolah.
Baru-baru ini di Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Karimun dilaksanakan satu kegiatan. Selama tiga hari, di akhir tahun dan di awal tahun, 31/12/2021 s.d. 02/01/2022 telah dilaksanakan kegiatan Kursus Pengelolaan Kwartir se-Kwarcab Pramuka Kabupaten Karimun. Kegiatan dilaksanakan di Sekretariat Kwarcab (Kwartir Cabang) Pramuka Kabupaten Karimun, Bati, Tebing Karimun. Diikuti oleh pengurus Kwarran Pramuka Kecamatan se-Kwarcab Pramuka Karimun, sebanyak 12 Kwarran. Tapi ada dua Kwarran yang tidak bisa hadir.
Seperti dijelaskan oleh Ketua Panitia Pelaksana Kursus Pengelolaan Kwartir, Kak Riauwati, tidak semua kecamatan atau pengurus Kwarran mengirimkan utusan sebagai peserta. Kabarnya tidak sempat mencari orangnya. “Dari 12 kecamatan yang diundang, hanya 10 kecamatan yang dapat mengikuti kursus kwartir ini,” jelas Kak Riau dalam laporan panitia saat acara pembukaan, Jumat itu.
Kursus pengelolaan Kwartir adalah satu kegiatan yang diperuntukkan bagi pengurus Kwarran Pramuka Kecamatan. Tujuannya untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola Kwartir di kecamatan masing-masing. Kata ketua panitia lagi, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di Kwarcab Karimun. Dilaksanakan oleh Kwarcab sebagai antisipasi dan penyesuaian dengan situasi era digital saat ini. Kemajuan IT mengharuskan pengurus Kwartir Ranting untuk menyesuaikan laporan dan kegiatan-kegiatan di Kwarran berbasis IT. Saat ini kita sudah berada di era 4.0 untuk segera masuk ke periode 5.0. Semuanya serba teknologi.
Kegiatan kursus dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarcab yang diwakili oleh salah seorang Wakil Ketua Kwarcab pada hari Jumat (31/12/2021) lalu. Kegiatan berlangsung selama tiga hari tiga malam. Diawali di akhir tahun 2021 dan berakhir di awal tahun 2022. Seolah kegiatannya berlangsung selama dua tahun meskipun hanya tiga hari. Narasumber dan pelatih dalam kursus ini terdiri dari Kak Ispawandi dan Kak Faizah. Keduanya adalah andalan pramuka Kwarran Kundur dan andalan Kwarcab Kabupaten Karimun sendiri yang memiliki keahlian di bidang ini. Selama tiga hari tiga malam narasumber memberi pengetahuan dan berbagi pengalaman dalam mengelola kawarran.
Satu hal penting dari kegiatan anyar ini adalah bagaimana para pengurus di seluruh jajaran Kawarran di Kwarcab Kabupaten Karimun mampu mengelola kwartirnya dengan baik dan lancar. Pengurus Kwarran harus menyesuaikan diri dengan situasi saat ini. Dominasi IT dalam setiap kegiatan mengharuskan para pengurus memahami IT sendiri dalam pengelolaan Kwarran masing-masing. Begitu pesan yang disampaikan oleh Ketua Kwarcab saat membuka kegiatan. Tidak bisa lagi mengandalkan cara lama dalam pengelolaan lembaga seperti gerakan pramuka ini.
Sementara saat acara penutupan (Ahad, 02/01/2022) yang ditutup resmi oleh Wakil Ketua juga pesan-pesan yang disampaikan berkisar pada pentingnya menularkan pengetahuan yang didapatkan di sini kepada para pengurus Kwarran lainnya di kecamatan masing-masing. “Haruslah disampaikan ilmu dan keterampilan yang didapatkan selama pelatihan ini kepada teman-teman pengurus lainnya di kwarran masing-masing,” kata Wakil Ketia Kwarcab saat menyampaikan pengarahan. Sudah seharusnya ilmu dan keterampilan yang diperoleh di sini disampaikan pula kepada pengurus lainnya. Yang hadir dan ikut kursus ini hanya perwakilan sebanyak dua ataun tiga orang setiap Kwarran. Ini sesuai anggaran yang tersedia.
Itulah pentingnya diingatkan perlunya menularkan ilmu dan pengalaman selama kursus kepada andalan atau pengurus Kwarran di Kecamatan masing-masing. Dengan begitu semua atau sebagian besar pengurus Kwarran dapat menjalankan pengelolaan Kwarran dengan sebaik-bakinya. Semoga!***








Keren ulasannya.