
Ku buka tiap lembar album foto masa kecilku. Dengan sangat rapih almarhum papa menyimpan nya. Di tiap foto itu, ada cerita, ada kisah dan ada kenangan indah di dalamnya.
Ku pandangi foto saat aku masih bayi. Begitu mungilnya aku. Ada beberapa pose bayi ku yang di foto papa. Mulai dari gaya ku ketika menangis, tersenyum dan si kecil intan yang mulai tumbuh gigi, belajar berjalan hingga sudah bisa berlari.
Begitu rapih nya papa menyimpan lembar demi lembar foto masa lalu ku juga adik adikku.
Dari lembaran itulah, mereka bercerita..betapa papa dan mama amat sangat mencintaiku dan adik adikku.
Foto ku bayi ku sebenarnya sudah terlihat sangat usang dan kekuningan. Karena lembaran foto itu sudah berusia puluhan tahun. Bayangkan saja, usia ku saat ini sudah menginjak 40 tahun.
Subhanallah…
Tak hanya foto kecilku,
Papa menyimpan kertas coretan pertamaku.
Iya, kertas berisi coretan tinta hitam.
Meski hanya selembar kertas, ternyata aku sadari..
Papa menyimpan kenangan awal aku belajar memegang pena.
Papa amat menghargai hasil tangan kecilku, meski pun hanya sekedar coretan.
Coretan itu hanya garis lengkung dan garis yang tidak karuan. Tapi kertas itu, disimpannya dengan amat rapih.
Papa…
Selalu menyimpan kenangan demi kenangan yang tertuang dalam kertas foto, dalam tulisan atau kertas apapun itu demi mengikuti perkembangan usia anak anak nya dengan sangat baik.
Sifat papa ku ini, menurun padaku.
Ke empat anak anak ku, semua ku abadikan foto mereka. Mulai dari baru lahir, belajar jalan, tumbuh gigi dan bisa apapun itu. Hingga hari ini.
Setidak nya.. Suatu saat, bila aku sudah tiada.. Lembaran demi lembaran foto itu akan bercerita, bagaimana cinta bunda nya pada mereka.
Lembaran itu nanti yang akan mengisahkan pada mereka, bagaimana perjuangan bunda nya untuk mereka..
Dan tiap lembaran itu menjadi sejarah berulang untuk jadi bahan cerita ke anak cucu mereka kelak..
Terima kasih papa, yang selalu mengajarkan aku kebaikan.
Sebagai inspirasi yang tak pernah hilang oleh waktu.
Mengajarkan ku, tuanglah kenangan dan rekam jejak hadirmu dalam selembar kertas atau foto.
Kelak…lembaran demi lembaran itu akan bercerita tentang mu raaina, pada mereka.. ☺
Cianjur,
13 Agustus 2022,
~ raaina darwis ~






