
39. Berani Menghadapi Masalah
Menyalahkan keadaan itu gampang. Tapi berani melangkah untuk menyelesaikan masalah itu sungguh tak mudah. Namun, dari keberanian untuk menyelesaikan masalah itu kamu bisa tumbuh jadi pribadi yang lebih matang dan dewasa.
Masalah harus dihadapi dan diselesaikan, bukan ditinggalkan atau menjauh dari masalah. Dengan menghadapi dan menyelesaikan masalah, maka akan terbebas dari masalah. Satu masalah selesai tidak berarti tidak akan ada lagi masalah yang lainnya.
Dalam hidup selalu ada masalah, justeru masalah itulah yang menjadi tantangan untuk maju. Terbiasa menghadapi masalah, maka akan ringan mengatasi masalah. Tapi, ketika takut menghadapi masalah, maka saat masalah datang bukan dihadapi malah ditinggalkan.
Akibatnya, hidup jauh dari ketenangan dan selalu terganggu oleh masalah. Menyalahkan keadaan itu gampang. Tapi berani melangkah untuk menyelesaikan masalah itu sungguh tak mudah. Namun, dari keberanian untuk menyelesaikan masalah itu kamu bisa tumbuh jadi pribadi yang lebih matang dan dewasa.
Setiap ujian akan membuatmu kuat kalau bisa melewatinya. Ibaratkan saja ketika masih duduk di bangku sekolah. Kita harus bisa menjalani dan merasakan beratnya tes dan ujian supaya bisa naik kelas. Gampang? Nggak juga. Cuma kamu bisa mengusahakan untuk mendapat yang terbaik, bukan?
Masalah sudah jadi bagian dari hidup. Rasanya tak mungkin kita bisa selalu lari dari masalah. Tak bisa kita terus menghindari setiap persoalan. Karena semua ujian sudah menjadi bagian dari hari-hari kita. Kamu bisa belajar banyak hal dari setiap masalah yang kamu lewati. Akan ada banyak pelajaran yang bisa kamu peroleh di setiap langkah yang diambil.
Berikut ini 5 hal yang harus kamu berani ketika menghadapi sebuah masalah. Meskipun tidak mudah, namun harus segera kamu paksakan.
• Berani melihat diri sendiri
Yang pertama, kamu harus berani melihat diri sendiri. Kamu harus memahami apa penyebab yang membuatmu mendapatkan masalah tersebut. Melalui hal apa kamu bisa mendapatkan kekuatan untuk menghadapinya.
Kamu harus lebih merenungi diri sendiri dan mencoba menanamkan kekuatan dari dalam hati. Karena dari hal tersebutlah awal mula kamu bisa menemukan sedikit celah untuk menyelesaikan segala sesuatunya.
• Berani meminta bantuan
Selanjutnya, kamu harus berani untuk mencari pegangan. Baik secara dasar dalam kamu membela diri, meminta bantuan kepada orang yang bisa, dan menghubungi seseorang yang memang memiliki kemampuan untuk mengatasi itu.
Ketika masalah yang kamu miliki berhubungan dengan kepribadian, maka kamu bisa menghubungi tenaga psikolog. Kalau masalah yang kamu miliki berhubungan dengan hukum, maka kamu bisa menghubungi pengacara.
Jangan ragu untuk menghubungi seseorang yang bisa membantu ketika kamu memang merasa tidak bisa menyelesaikannya sendiri. Jangan sampai kamu merasa sendirian dengan beberapa hal yang bisa kamu mintai bantuan.
• Berani adu argumentasi
Kalau memang perdebatan tidak bisa lagi untuk dihindari, maka kamu harus berusaha untuk berani beradu argumentasi dengannya. Asalkan kamu berada di pihak yang benar dan kamu sudah memiliki tenaga bantuan yang bisa diandalkan, maka kamu harus berani menjaga kehormatan diri sendiri.
Beradu argumentasi di sini maksudnya untuk menyelesaikan masalah. Kalau tidak menghasilkan apa-apa dari apa yang dilakukan, maka tinggalkan dan alihkan energi untuk pada hal yang lebih bermanfaat.
• Berani mencari solusi
Kamu harus berani dalam menerima solusi. Solusi yang ada dalam setiap permasalahan tidak selalu satu sudut pandang denganmu, bukan? Kalau begitu, maka kamu harus berani setuju dengan apapun solusi yang terbaik, solusi yang tak memihak.
Sikap ini sangat diperlukan dalam menghadapi masalah. Dengan banyaknya sudut pandang lain yang diterima, maka akan terbuka banyak solusi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.
• Berani meminta maaf
Kalau dalam permasalahan itu kamu memang bersalah, maka kamu harus mengakui dan berani meminta maaf atas kesalahanmu itu. Lagi-lagi memang tidak menyenangkan, tapi sangat diperlukan.
Meminta maaf tidak membuatmu menjadi manusia yang kehilangan harga diri. Justru dengan meminta maaf, kamu bisa memperbaiki citra yang ada dalam dirimu sendiri.
Itu menjadi pertanda Anda bijaksana dalam menghadapi masalah, mau menerima salah dan berani untuk meminta maaf. Masalah selesai Anda pun terlihat mulia.
Sumber : yoursay.suara.com








