Waktu sudah menunjukkan pukul 00.12 WIB. Untuk menghilangkan kejenuhan, saya membuka beberapa tulisan teman dengen mengeklik tautan yang mereka berikan di GWA PENERBIT BUKU YPTD IKHLAS. Selesai membaca satu artikel, mata tertuju pada kolom “Jangan Lewatkan”.
Artikel yang saya baca adalah artikel dengan tanda pagar #KMAC. Saya pun penasaran. Maklum, sudah cukup lama tidak membuka, apalagi menulis di web para penulis yang sudah dan ingin menerbitkan buku dengan biaya “sangat murah”.
Kelompok kata sangat murah saya apit dengan tanda petik karena biaya penerbitan bukan gratis, melainkan sesuai dengan keihlasan sang penulis. Besaran keikhlasan setiap orang tidaklah sama. Di sinilah saya memaknai “sangat murah” tersebut. Setidaknya, demikian informasi yang saya peroleh. Saya belum pernah mencoba di sini, namun ini adalah tawaran menarik.
Kembali pada tanda pagar sebagai tagline yaitu #KMAC, saya pun mulai kerasukan jiwa knowing everything partical object alias kepo. Saya menduga #KMAC adalah sebuah ajang tantangan menulis. Saya kembali menggeser laman website menuju kolom “Jangan Lewatkan”.
Nah, benar ‘kan? Setelah saya mengeklik judul tulisan Program YPTD 2023: Karena Menulis Aku Ceria (KMAC) pada https://terbitin.id/thamrin-dahlan/02/2023/program-yptd-2023-karena-menulis-aku-ceria-kmac/, KMAC adalah kelanjutan dari program-program sebelumnya. Program sebelumnya adalah KMAA pada tahun 2021 dan KMAB pada tahun 2022.
Untuk diketahui pembaca, KMAA adalah kependekan dari Karena Menulis Aku Ada, sedangkan KMAB adalah kependekan dari Karena Menulis Aku Bahagia. Saya belum pernah mengikuti satu pun tantangan di atas. Namun demikian, saya sudah menjadi member dan menulis di website keroyokan yang dikelola administrator ini pada tanggal 22 November 2020.

Ikut Tantangan?
Program KMAC 2023 (Karena Menulis Aku Ceria) sebagai lanjutan dari KMAA (Karena Menulis Aku Ada) 2021 dan KMAB (Karena Menulis Aku Bahagia) 2022 mengajak para penulis website terbitin.id untuk menulis selama 40 hari tanpa jeda. Tujuannya, apalagi jika bukan untuk menerbitkan tulisannya menjadi buku. Jadi, tidak heran jika pengelola menyarankan menulis minimal dua halaman halaman quarto. Sebab, ika ditulis menggunakan aplikasi Ms. Word, setidaknya ada 700 kata dengan banyak karakter setidaknya 4.000. Kata sebanyak itu dikalikan empat puluh kali menulis dapat dihasilkan halaman buku dengan ketebalan lebih kurang 100 halaman.
Jenis tulisan yang boleh diikutkan pada tantangan tersebut tidak terbatas pada artikel berupa opini, tetapi penulis boleh memilih berbagai jenis tulisan. Penulis dapat memilih jenis tulisan berupa liputan (reportase kegiatan sehari hari). Untuk menulis ini, penulis perlu mencantumkan foto kegiatan. Pembaca boleh juga memilih jenis tulisan berupa tulisan fiksi. Bentuk tulisan fiksi berupa puisi, pantun, cerpen, atau lainnya.
Wah, menarik sekali, ya! Apakah pembaca tertarik? Jika iya, tentu harus memiliki akun agar memiliki akses untuk membuak website, sehingga. Dengan begitu, Anda memiliki akses sebagai penulis dengan memanfaatkan fitur yang disediakan dan tentu saja mendaftarkan diri di List KMAC.
Ada, Bahagia, Ceria
Tantangan tersebut sangat menarik, utamanya bagi para para penulis atau blogger yang belum memiliki buku solo. Kabar baiknya, tim manajemen YPTD (Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan) sedang melakukan sponsorship sehingga Buku KMAC bisa diterbitkan TANPA BIAYA. Kabar baik selanjutnya adalah YPTD menfasilitasi Penerbitan Buku KMAC agar ber-ISBN. Selain itu, Piagam Penghargaan berupa Sertifikat Karya Buku tentu akan melengkapi keceriaan Anda.
“PakDhe, Anda ikutan tidak?”
Secara formal saya tidak ikut. Maksudnya, saya tidak mengisi list KMAC. Namun, sembari menikmati tulisan teman-teman penulis dengan tagar #KMAC, dalam diam, saya pun mencoba menulis. Padahal saat ini, mulai 11 Februari, geliat hajatan di rumah mulai terasa. Hajatan keluarga, jika tidak ada aral melintang, digelar pada tanggal 17 dan 18 Februari 2023.
Tidak percaya jika saya ikutan? Buktinya, tulisan ini membuktikan bahwa saya masih ada di website ini. Saya bahagia jika tulisan ini banyak yang membaca, apalagi menuai komentar. Tentu saja, jika kedua hal itu saya alami, saya akan sangat ceria. Ternyata, di sela-sela kesibukan, saya bisa menulis kembali.
Musi Rawas, 12 Februari 2023
#KMAC-01



Hehehee, ayo Mas Santo, ikutan rame-rame disini, makin semangat ada njenengan nih …
salam sehat selalu Mas
Selamat Pagi Pak De Santos. Welcome again . Terima kasih atas apresiasi KMAA, KMAB dan kini KMAC. Aku Ada kemudian Aku Bahagia dan sekarang Aku Ceria. Inilah urutan tantangan 4o hari menulis tanpa jeda. Laiknya tantangan diperlukan semangat dan enerji berlebih agar sampai di finish 22 Maret 2023. Muara Tulisan adalah Buku. YPTD komitment menerbitkan KMAC ber – ISBN dan Memberikan Penghargaan dalam Bentuk Sertifikat Buku. Yuk lanjutkan Pak De.
Semangat Literasi
YPTD
Keren Pak Santoso