Password Masuk Kelas Siswa kelas 4

Terbaru584 Dilihat

Password Masuk Kelas Siswa kelas 4

Sekita tahun 2010, saya pernah mengajar matematika ntuk kelas 4 Sekolah Dasar, di sebuah sekolah di daerah Sunter, Jakarta Utara. Bagi kebanyakan anak pelajaran matematika itu sulit dan menakutkan. Dari pengalaman ini, saya mencoba membuat pelajaran matematikan ini seru dan menyenangkan. Dalam keseharin mengajar , saya coba ntuk bersahabta dengan para siswa.

Awalnysa saya, saya melihat seorang rekan, ia seorang guru bahasa Inggris memberikan password (kata kunci) kepada anak-anak ketika tiba di gerbang sekolah. Kebetulan di sekolah kami setiap minggu guru bergantian akan berdiri di depan pagar sekolah menyabut siswa siswi yang baru datang. Karena penasaran sayapun menanyakan hal tersebut, kemudian, Mr. Agus pun menjelaskan bahwa pasword itu untuk mempermudah siswa-siswi menyusun kata sifat untuk sebuah kata benda ata objek dalam bahasa Inggris. Sehingga dalam penyusunannya menjadi
General opinion – Specific opinion – Size – Shape – Age – Colour – Nationality – Materia.

Dari hal ini, sayapun melakukan proses ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Saya menggunakan metode ini agar siswa mau menghafal perkalian. Karena tidak memungkinkan melakukan pengecekan perkalian di gerbang sekolah, saya melakukannya sebelum pelajaran matematika. Saya memita semua siswa untuk keluar kelas terlebih dahulu. dan mengajak mereka berimajinasi bahwa untuk memasuki ruang kelas hari ini ada passwordnya, passwornya adalah menyebutkan perkalian yang saya minta. Pada pertemuan sebelumnya saya sudah menginformasikan terlebih dahulu perkalian berpa yang akan jadi password nya, missal pertemuan berikutnya perkalian 4, jika semua sudah bisa pertemuan berikutnya lagi perkalian 6 dan seterusnya.

Ketika semua siswa sudah dapat menghafat sampai perkalian 10. sayapun memberika password di gerbang sekolah dengan membawa beberapa gulungan kertas yang berisi soal perkalian. Saat siswa tiba di gerbang sekolah, mereka saya minta mengambil satu gulungan kertas dan meminta mereka membuka dan menjawab hasil perkalian dari soal yang ada pada kertas tersebut.

Metode ini saya anggap cukup berhasil memotivasi siswa, karena mereka beranggapan suatu tantangan seperti dalam sebuah permainan vidiogame, dimana mereka diminta menuliskan password yang berhasil mereka pecahkan ntuk masuk ke babak (level) berikutnya. Pemberian passsword ini, memberikan ruang imajinasi juga kesenangan kepada siswa dalam menghafal perkalian, sehingga mereka bisa bermain sambil belajar.

Tinggalkan Balasan