Peranan Handphone Terhadap Diri Sendiri pada Generasi Milenial
Zaman sekarang ini, para generasi milenial sangat familiar dengan smartphone (telepon pintar). Para pemuda cenderung menggunakan smartphone karena banyak alasan, seperti hanya ingin mengikuti trend, atau untuk menjadi lebih aktif di media social seperti Instagram, facebook, twitter juga games online dan sebagainya. Dengan menggunakan smartphone nya, para milenial dapat aktif di media sosial dengan mudah karena smartphone memiliki banyak fitur yang memfasilitasi para penggunanya untuk terhubung melalui internet lebih mudah, kapan saja, dan di mana saja, namun hal itu membuat efek kepada milenial yang membuat mereka kurang berkomunikasi yang lebih terlihat ke individualis. Perkembangan pesat dalam dunia sistem komunikasi kita tentunya akan mengubah pola komunikasi yang terjadi dimasyarakat selama ini. Sebelum ada media massa, nyaris sistem komunikasi yang berkembang di indonesia masih memakai peralatan sederhana. Misalnya, dilakukan dengan peralatan media tradisional atau melalui komunikasi langsung tatap muka. Seperti halnya contoh lain, ketika hari raya, setiap keluarga menyambangi kediaman, kerabat dan tetangga untuk bersilaturhami dari rumah ke rumah. Ada beberapa catatan tentang perkembangan baru dalam sistem komunikasi indonesia, terutama dengan penggunaan smartphone:
1. Komunikasi smartphone telah mengurangi minat baca pada masyarakat
2. Komunikasi melalui smartphone juga memunculkan praktik ilegal
3. Penggunaan smartphone di Indonesia lebih digunakan sebagai gaya hidup tidak untuk kebutuhan komunikasi.
Ada dampak negative lainnya terhadap penggunaan smartphone dalam jangka waktu yang terlalu lama seperti, smartphone mengubah suara menjadi gelombang elektromagnetik seperti halnya radio. Kuatnya pancaran gelombang dan letak smartphone yang menempel di kepala akan mengubah sel-sel otak hingga berkembang abnormal dan potensial menjadi sel kanker. Jadi, efek radiasi smartphone sedemikian berbahaya jika sering digunakan.
Oleh karena itu, kita sebagai generasi milenial harus menyeimbangkan kegiatan yang kita lakukakan pada era globalisasi saat ini. Walaupun teknologi semakin maju, kita sebagai generasi penerus bangsa harus meningkatkan skill dan pengalaman agar dapat bersaing dan menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di era globalisasi . ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan skill berupa kreativitas, aktif, dan berinovatif, yaitu dengan cara perbanyak mebaca buku, menggunakan internet dan media social secara bijak, bersikap terbuka terhadap berbagai pengalaman baru, membangun ide dan visi ke depannya.




