
Ada banyak orang yang ingin menulis buku, namun tidak semua orang bisa mempraktikannya. Rasa takut, malu, dan tidak percaya diri, selalu menghantui para penulis pemula. Aku pun merasakan hal yang sama ketika pertama kali menulis buku. Bingung sekali harus menulis tentang apa dan memulainya dari mana?Maka, saya mulai dari mimpi. Tentu saja mimpi untuk menerbitkan sebuah buku.
Ketika aku mulai bergabung di kelas belajar menulis yang dibentuk oleh Om Jay, saya berhasil menemukan cara untuk mengatasi semua kesulitan menulis dengan jurus RAJIN MENULIS. Hal ini aku lakukan dengan menggunakan 3 jurus alinea pembuka, isi, dan penutup, seperti tema yang pernah aku bawakan dulu di Kelas Penulis Surabaya di bawah naungan Bunda Lilis Sutikno Menulis Semudah Ceplok Telur.
Selain menulis dengan 3 jurus alinea, saya selalu membiasakan diri untuk menulis di blog. Blog seperti keranjang ide yang akan menjadi calon buku kita selanjutnya. Buatlah folder di blog dengan satu tema, maka satukanlah.
Jika satu hari kita menulis satu postingan, maka sebulan sudah ada 30 postingan. Jika satu tahun maka aka nada 365 postingan. Kebayang kan? Kita bisa menulis beberapa buku dari hasil tulisan yang kita simpan ke dalam blog.
Konsistensi menulis setiap hari membuat ide baru untuk judul buku solo ke-4 yang saya buat. Lahirlah judul buku Rajin Menulis Berbuah Manis. Cover buku ini dibuat oleh Bapak Ajinatha yang mewakafkan ilmunya untuk para penulis YPTD yang mengikuti Program Karena Menulis Aku Ada (KMAA).
Buku Rajin Menulis Berbuah Manis adalah buku ke-309 yang telah diterbitkan di Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan(YPTD) pada bulan Januari 2022.
Kalau tidak ada tantangan KMAA, mungkin buku solo ke-4 tidak akan pernah lahir. Karena niat ingin berbagi melalui tulisan akhirnya aku tuntaskan tantangan menulis KMAA selama 40 hari sebagai konsistensi bahwa diri masih mengukir sejarah melalui tulisan . Selain itu bahagia rasanya jika apa yang kita tulis bisa bermanfaat untuk orang lain. Maka, rajinlah menulis hingga karyamu berbuah manis.
Salam blogger inspiratif
Aam Nurhasanah

#KMAC DAY 20







