Puisi Afrianti

Fiksiana, Puisi946 Dilihat

Diamku Bermakna
Karya: Afrianti

Saatnya kini bicara
Menjawab semua berita
Kepada yang bertanya
Klarifikasi namanya
Tak terkecuali keluarga
Termasuk Jiran tetangga
Dengan bukti sesuai fakta
Bukan sekedar cerita
Omong kosong yang tak benar adanya
Akan aku jawab seluruh tanya
Untuk semua yang ingin tahu jawabnya
Termasuk siapa di belakangnya

Tanya itu sudah lama
Tapi aku diam saja
Tak satu pun kata
Terucap pada manusia
Sebagai pembelaan diri terhadap mereka
Diamku bukan tak bermakna
Diamku adalah pertanda
Bahwa ada rasa taqwa
Kepada Alloh SWT

Bukan karena ada kesalahannya
Tapi karena keyakinanku kepada-Nya
Afrianti kuat mentalnya
Sudah sebulan lamanya
Berita selalu mendera
Bahkan ada juga
Yang berani bertanya
Siapa di belakangnya?
Sekuat apa dekingannya?
Di mana alamatnya?

Tak usah repot mencarinya
Biar aku beritahu saja
Bahwa kini sudah saatnya aku bicara
Akan aku katakan sejujurnya
Semua rahasia
Selama ini aku simpan di dada

Telah tiba waktunya
Segera aku buka
Dan katakan kepada dunia
Bahwa kebenaran hanya milik- Nya
Bahwa DIA penguasa yang tak ada tandingannya
Bahwa DIA paling kuat dari semua manusia
Bahwa DIA tak pernah takut dengan siapa saja
Bahwa DIA tidak ada yang bisa memaksa
Bahwa DIA memiliki hukum nyata
Bahwa DIA pemilik penjara

Jika DIA memaksa
Tak seorang pun bisa membela
Apa tah lagi mengelak dari-Nya
Kau, dia dan yang lainnya
Di sanalah tempat tetap semua
Orang-orang yang suka
Menebar berita dusta
Fitnah itu namanya
Merasa paling berkuasa
Dan yang lainnya tak berharga

Sebenarnya kau pasti tahu keberadaan-Nya
Hanya saja kurang percaya
Bahwa DIA bisa segalanya
Raja hambanya
Yang memiliki singgasana
Di langit- Nya
Dan di segala penjuru alam semesta

Masihkah ingin bertanya?
DIA adalah Alloh SWT
Beralamat di Ars-Nya
Bukan manusia seperti yang kamu sangka
Tetapi DIA
Pencipta manusia
Pencipta jagat raya
Dan segala isinya
Tak terkecuali kau juga mereka

Masihkah kau meragukan-Nya?
Datanglah kepada guru agama!
Mintalah sirami rohaninya!
Agar terbuka mata
Hati serta telinga
Sehingga terpanggil jiwa
Untuk meningkatkan iman di dada
Dan tak berburuk sangka
Agar tak meragukan kebesaran-Nya

Al-Qur’an dan Hadits Rosul-Nya
Bagiku cukup itu saja
Menjadi dasarnya
Dalam menghadapi semua
Karena itulah kekuatan dari-Nya
Karena aku sangat percaya
Sehingga Alloh SWT
Menghapus rasa takut di dada
Terhadap intimidasi dari siapa saja
Menggantinya dengan keberanian untuk bicara
Mengungkap kebenaran sejatinya

Tinggalkan Balasan