Sepanjang perjalanan saya dalam bidang pengembangan bisnis, pertanyaan ini tentu saja sering terdengar.
Bagaimana bisa membangun tanpa.modal? Bukankah bisnis itu butuh modal?
Nah dalam mindset saya , saya berkeyakinan bahwa begitu banyak bisnis yang bisa dilakukan tanpa modal. Beneran. Asli.
Cuma ada baiknya kita samakan persepsi dulu apa yang dimaksud tanpa modal dalam mindset saya.
Dalam persepsi saya, “tanpa modal” itu berarti tidak menggunakan sama sekali atau hanya sedikit menggunakan uang saya pribadi.
Kalau begitu gimana caranya bangun bisnis? Bukankah bisnis butuh modal kapital?
Ya benar sekali. Bisnis itu butuh modal kapital Hanya saja tidak berarti harus menggunakan uang sendiri.
Kalau bisa pake uang orang kenapa harus pakai uang kita? Kalaupun pakai uang kita, usahakan pakai uang kita sesedikit mungkin.
Nah bisa difahami dulu ya sampai sini?
Kalau begitu kita kita curang dong ga mau berkorban?
Eits jangan salah, dalam hal ini kita juga berkorban. Kita juga keluar modal. Modal apa? Modal ilmu, modal waktu, dan modal reputasi.
Kan kita juga ga mau bisnisnya gagal dan kita dicap penipu. Alapagi modal.paling besar dalam bisnis kan integritas.
Jadi kita juga harus berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga nama dan berikhtiar agar bisnisnya berhasil.
Kalau dalam Islam mah ini disebut dengan kerjasama mudhorobah. Jadi sudah faham ya maksudnya.
Sekarang kita bahas teknis nya bagaimana bikin bisnis tanpa modal. Kalau saya mah sederhana aja caranya. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan.
Pertama, kita jadi reseller dan dropship dari produk orang. cara ini yang paling mudah. Tinggal marketingin produk orang bim salabim langsung punya bisnis tanpa modal. Tergantung nanti marketingnya pakai sosmed apa karena media iklan tiap produk beda beda.
Triknya, cari bisnis yang belum punya brand karena harganya masih gelap dan pasarnya belum luas.
Catatan hati hati pelajari dulu fiqh muamalah nya biar bisnis kita berkah.
Kedua, mengkombinasikan skill kita dengan bisnis orang lain.
Misal kita jago desain. Tinggal cari percetakan atau pebisnis kaos cetak digital untuk makloon produksinya. Blarrr kita punya bisnis percetakan atau print kaos digital sendiri.
Atau kita buka jasa antar /delivery. Tinggal hubungin produsen2 makanan di kota kita dan tawarkan jasa antarnya. Tarifnya dibawah harga ojol. Sip kita punya bisnis.
Contoh lain, kita bisa foto. Sekarang kan banyak pengusaha yang jualan tapi foto nya jelek. Nah kita buka jasa foto produk. Kita tawarkan jasa kita di grup grup sosmed.
Masalahnya gimana kalau kita ga punya kamera sendiri? Gampang, tinggal datangin studio foto yang lagi sepi order ,ajak kerjasama. sekarang kita punya bisnis foto produk.
Ketiga, nah ini yang saya lakukan. Kita mengkolaborasi beberapa produsen dan bikin bisnis sendiri.
Contoh, kita mengumpulkan produsen/petani beras, peternak /bandar daging (ayam/sapi), sayuran. Lalu kita hubungi grosir gula, minyak, dll. Bikin jadi bisnis suplay sembako. Tanpa modal sama sekali.
Wah kang susah kita kan belum dipercaya oleh mereka. Gimana dong?
Gampang kita bisa mulai reselleran bisnis sembako milik orang dulu.
Sekarang kan banyak penawaran paket paket sembako.
Nah kita daftar jadi reseller dulu. Bangun reputasi, dan kepercayaan. Bertahap nanti kita bisa buka jalur sembako sendiri.
Yang penting kita ga boleh khianatin bos/jaringan kita.
Maksudnya begini di awal kan kita jadi reseller orang. Kalau rejeki kita terbuka mungkin saja ke depan kita punya jalur sembako sendiri.
Nah jika itu tercapai sangat disarankan untuk tidak melupakan orang yang menerima kita pertama kali jadi reseller. Hargai kepercayaannya.
Jangan hianati atau jangan gunting jaringan dia. Lebih baik kita kerja sama dengannya. Membangun bisnis bersama. Sama-sama sama besar sama menguntungkan.
Contoh lain kita meng kolaborasi kan jasa tehnik yang sedang kesulitan saat ini. Misalkan kita kumpulkan arsitek, pengusaha las, pengusaha furniture, kontraktor, marketing perumahan. BLARRR kita bikin perusahaan desain interior atau perusahaan pembuat taman misalnya. Tanpa modal.
Lah siapa pula yang mau pesan proyek sekarang orang semua pada tiarap.
Hmmm jangan keburu pengen sukses instan.
Contoh ini dimaksudkan agar kita punya perusahaan sendiri bukan untuk mendapat sukses sekarang kan?
Sebenarnya sih ada trik bagaimana cara kita mendapatkan uang sekarang dan tetap punya perusahaan yang bisa dikembangkan selepas krisis.
Tapi saya kira tidak terlalu penting dibuka sekarang karena toh belum tentu ada yang tertarik buka bisnis ini.
Well semua uraian diatas hanya contoh. Akan jadi bukti kalau dipraktekkan. Nah saya sudah mencobanya. Alhamdulillah sudah mulai berkembang.
Mangga kalau ada yang terinspirasi silahkan contoh dan buka bisnis sendiri. Kalau ada yang masih pusing mangga japri aja kita diskusi. semoga saya bisa bantu membukakan peluang bisnis untuk anda.
Sukses untuk kita semua.
Yakin Allah bersama kita








Masya Allah, tulisan yg renyah dan penuh inspirasi.