Redundant 27: Berteladan pada Empat Hewan Kecil Oleh Erry Yulia Siahaan Ketika menjelajah mengenai keteladanan semut, saya dipertemukan dengan nas dalam Alkitab yang mengingatkan bahwa kita perlu berteladan pada empat Selengkapnya
Penulis: Erry Y Siahaan
KMAC H-29 Redundant 26: Berteladan pada Semut
Redundant 26: Berteladan pada Semut Oleh Erry Yulia Siahaan “Jangan menolak apa yang disuarakan oleh hati nurani kita.” Pesan dari Pdt. T Hutahaean pada Januari lalu, melekat sekali dalam hati. Selengkapnya
KMAC H-28 Redundant 25: Lutung di Kebun Sanchi
Redundant 25: Lutung di Kebun Sanchi Oleh Erry Yulia Siahaan Makhluk kecil berbulu kuning itu berdiri bengang-bengong di salah satu sisi di pinggiran kebun. Ketika didekati, ia tidak lari. Kelihatan Selengkapnya
KMAC H-27 Redundant 24: “Eeyore”
Redundant 24: “Eeyore” Oleh Erry Yulia Siahaan Sebuah boneka beruang kuning berbaju merah seukuran anak kecil yang gembrot, masih ada di rumah saya. Juga sepasang bantal-guling kecil dengan warna senada. Selengkapnya
KMAC H-26 Redundant 23: “Playing the Victim” adalah Kita
Redundant 23: “Playing the Victim” adalah Kita Oleh Erry Yulia Siahaan Pernahkah kita menyalahkan anak kita jika rumah berantakan? Pernahkah kita menuding rekan sekerja sebagai penyebab ketika ada pekerjaan yang Selengkapnya
KMAC H-25 Redundant 22: 3 Indikasi, 13 Inisiasi
Redundant 22: 3 Indikasi, 13 Inisiasi Oleh Erry Yulia Siahaan Percuma. Itu inti pesan Erin Leonard kepada orang baik hati yang bertemu dengan karakter playing the victim dan ingin membantunya. Selengkapnya
KMAC H-24 Redundant 21: Menghadapi Kepribadian Playing the Victim
Redundant 21: Menghadapi Kepribadian Playing the Victim Oleh Erry Yulia Siahaan Playing the victim atau playing victim adalah karakter di mana seseorang cenderung berperilaku sebagai korban atas permasalahan yang dihadapi. Selengkapnya
KMAC H-23 Redundant 20: Playing the Victim
Redundant 20: Playing the Victim Oleh Erry Yulia Siahaan “There are lines that cannot be crossed, there are relationships that can’t be meddled with. Only a truth can make it Selengkapnya
KMAC 22 Redundant 19: Ompung
Redundant 19: Ompung Oleh Erry Yulia Siahaan “Kok, banyak sekali yang dipanggil ompung, Ma,” kata anak sulung saya suatu ketika. Waktu itu dia masih kecil. Kami sedang menghadiri sebuah acara Selengkapnya
KMAC H-21 Redundant 18: Kesetiaan
Redundant 18: Kesetiaan Oleh Erry Yulia Siahaan Hari ini, Tuhan mengingatkan saya tentang kesetiaan. Lewat rangkaian kegiatan dari pagi hingga sore, bahkan malam, saya dipertemukan dengan satu demi satu hal-hal Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- …
- 14
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


