Pantun Daeng Melfariza

Tema: Guru Tahu Sumedang dipotong dadu Dimakan dengan cuka Dahulukan adab dengan gurumu Sebelum engkau mengambil ilmu darinya Anak lembu berlari kerawa Dirawa banyak rumputnya Semakin banyak kita membaca Semakin

Pantun Daeng Melfariza

Tema: Guru Mengukir batu menjadi meja Meja dihias dengan bunga Hormati gurumu dengan adab mulia Sebelum engkau belajar dengannya Rotan diambil dari hutan Dibuat anyaman menjadi tikar Guru itu seorang

Pantun Daeng Melfariza

Tema: Literasi Ke Yogjakarta membeli batiknya Baju batik corak keris Dua yang memajukan peradaban dunia Jadi guru atau jadi penulis Martabak telur isinya tahu Bumbu kencur pakai madu Tulis teratur

Pantun Daeng Melfariza

Tema : Literasi Retak lantai karena gempa Bingunglah badan hendak berlari Mulailah Menulis apa saja Asah diri sampai berprestasi Rantai sepeda lepas di jalan Dijalan mangga kita melepas dahaga Walau

Pantun Daeng Melfariza

Kehutan cari ubi jalar Ubi direbus dengan madu Jangan ragu dalam belajar Walau spontan kita harus maju Madu asalnya dari lebah Diminum dengan air kelapa Dalam belajar kita Bersusah payah

Pantun Daeng Melfariza

Tema: Ilmu Semut merah berbaris dijendela Bergotong – royong membawa sepotong roti Ilmu adalah salah satu harta berharga Ia temani sampai kita mati Buah naga berwarna ungu Di buat jus

Pantun Daeng Melfariza

Tema: Ilmu Beli baju ditoko ratu Dipakai nanti saat iedul fitri Jika sejak dini malas menuntut ilmu Ruginya nanti tiada terperi Dari Bandara Soekarno – Hatta Ke Tasikmalaya di hari

Pantun Daeng Melfariza

Tema : Ayah Naik delman keyogyakarta Tak lupa makan nasi gudegnya Ingatlah selalu pesan Ayahanda Ringan tangan bantu sesama Dari timur terbitnya sang surya Sinarnya selalu menyinari dunia Patuhilah perintah

Pantun Daeng Melfariza

Tema: Ayah Siang hari Minum es buah Es buah pakai durian Berbaktilah kepada ibu dan ayah Hidupmu berkah penuh kesuksesan Lagu melayu dari Malaysia Lagu terajana dari India Ayah bekerja

Pantun Daeng Melfariza

Tema: Ibu Sang lebah menghasilkan madu Madu diseduh dengan air hangat Untuk semua rasa lelah para ibu Semoga bahagia dunia-akherat Terik matahari berakhir saat petang Saat petang kita kembali kerumah

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.