Pantun Daeng Melfariza

Tema: Ibu Lembu berjoget dipematang sawah Mendengar seruling anak gembala Janganlah membuat bunda susah Sesal kelakpun tiada guna Malin Kundang anak Durhaka Uwais Al-qorni terkenal baktinya kepada ibu Dari kandungan

Pantun Daeng Melfariza

Tema: Ibu Bunga mawar berwarna merah jambu Dibawa orang kedalam istana Bahagiakanlah selalu ibumu Karena syurga dibawah telapak kakinya Buah kelapa dibelah dua Segar airnya legit dagingnya Nabi Muhammad Saw

Pantun Daeng Melfariza

Bakar jagung dimalam tahun baru Sambil bakar kita nyanyi bersama Biarpun saya seorang guru Pantang Mundur dalam berkarya Nasi asalnya dari padi Padi ditanam oleh para petani Aduh senangnya mengukir

Puisi Daeng Melfariza

Rindu yang tumpah Menggelitik jiwa setiap saat Tergambar raga dalam ingatan pada diri yang memuja Hasrat hati menjumpai dalam heningan malam Hingga kalbu tersirami Laksana hujan jatuh kebumi Berkali-kali kutepi

Puisi Daeng Melfariza

Panggung kehidupan Siang dan malam laksana seorang atlet yang berlari estafet Teratur dan terus berputar tanpa lelah Meski bumi semakin tua Setiap saat ia laksana ibu yang sedang hamil, mual,

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.