Cintaku Ku Cinta Hidup tlah kita lewati Hidup juga tlah kita nikmati Mengejar mengapai mentari Dalam ikatan yang suci Terikat sumpah seiring janji Cintaku ku cinta Kita bersatu dalam Selengkapnya
Penulis: Raja zainol afandi
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau ” Tuah Negeriku “
Tuah Negeriku Negeriku teramat kaya Anugrah dari Yang Maha Kuasa Tak terhingga bandingannya Di darat maupun di laut Melimpah ruah kekayaan di dalamnya Terbentang luas di seluruh samudera Dari Sabang Selengkapnya
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau ” Dunia Sudah Semakin Tua “
Dunia Sudah Semakin Tua Dunia terus elok di pandang mata Cakrawala seluruh isinya membuat pesona Sandiwarapun perlahan lahan mulai menjelma Menampakkan dirinya Mengikuti sifat watak bejat tak wajar di cerna Selengkapnya
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau ” Pengadilan Akhirat “
Pengadilan Akhirat Seketul daging Tersembunyi dalam ruang hamparan sempit Dalam rongsong tubuh yang bernyawa Berubah rubah warna melakoni peran rentak wataknya Tampakkan aura sesat mata Baik bersanding buruk Buruk bersanding Selengkapnya
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau ” Terbolak Balik “
Terbolak Balik Dunia tempat persingahan Menggikuti episode cerita Di arena panggung sandiwara Ada watak baik maupun buruk rupa Kejam menerkam tanpa alasan Lemah lembut bertauladan Dalam meniti perjalan Mengejar Selengkapnya
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau ” Jabatan Sesat “
Jabatan Sesat Jabatan adalah titipan Dari yang Maha Kuasa untuk di jaga Bukan di rasa Di tusuk dari tangan tangan rakyat yang penuh percaya Walupun rakyat sering ditusuk rasa kecewa Selengkapnya
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau ” Pancasilaku “
Pancasilaku Revulusi terus berjalan mengintai waktu Globalisasi tlah mendunia mengejar tatapan baru Tubuhmu akan terus menyatu Di tubuhmu terisi jalan hidup Tiada tara tuk melemahkan Biarpun menuai alasan Tak Selengkapnya
Celoteh Ibunda ” Betuah Betol Budak Ni “
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau Betuah Betol Budak Ni Seusia kecil Saat ragaku masih memar Kupingku mendengar tapi tak kekal Ketika akalku separuh jadi Belum tersentuh percik percik nakal Polos Selengkapnya
Telahku Siapkan Syurga Untukmu
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau Telahku Siapkan Syurga Untukmu Hari hari sunyiku telah berlalu Terbit sosok putri malu Seperti rembulan purnama ayu Menyirami hari hariku Di setiap rongga rongga langkahku Selengkapnya
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau ” Sujud Menerpa Malau “
Sujud Menerpa Malu Kehidupan terus berputar putar Waktu juga begitu cepat berlalu seperti kilat Terbolak balik Dalam ikatan kelamnya Tertulis dalam catatan genggamannya Keribaannya membuat akau tersentak Malu tak Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 16
- 17
- 18
- 19
- 20
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


