Dari jauh aku sudah melihat bayangannya, sebenarnya sich bukan melihat tapi aku memang sengaja mencari bayangan lebih tepat aku selalu menunggu di ujung jalan ini. Tepat di jam begini pukul Selengkapnya
Penulis: Siti Nurbaya AZ
Karena Dia (part akhir)
“Seminggu, Mi.” sambil menggelayut di tubuh Umi yang saat ini sudah duduk di ranjangku. “Ada masalah, sayang?” tanyanya dengan netra Umi menatapku dengan penuh cinta “Tidak Umi, ini cuti tahunan.” Selengkapnya
Karena Dia (part awal)
Kepulan asap lolos dari bibir mungilku. Pasti tidak ada satu orangpun yang menduga dari bibir manis ini akan ada kepulan asap rokok yang keluar. Senyum miris mengingatkanku bagaimana semua orang Selengkapnya
Tinggal Kenangan (Part akhir)
Sejak saat itu kami sering bertemu, kadang ada Ira, kadang hanya aku sendiri saja. tak ada yang istimewa pada awalnya, karena aku menganggap Bang Akmal hanya berbasa – basi saja. Selengkapnya
Tinggal Kenangan (Part awal)
Pernikahan sesuatu yang sacral, janji saling menjaga untuk bahagia sampai ke janah tentunya menjadi idaman setiap insan yang bernyawa. Termasuk aku yang selalu mendambakan ada seseorang yang mau berjanji akan Selengkapnya
Setelah Satu Hari Menyambut HUT Indonesia
Tahun ini sekali lagi merayakan tujuh belasan dengan hanya menyaksikannya di layar kaca alias media televise. Pernak pernik kemerdekan sudah di siarkan beberapa hari sebelumnya, dari berita suka maupun berita Selengkapnya
Mengukir Senja Bersamamu
Ku pekikkan nama melaung gema Menyebut Indonesiaku tercinta Kau rajut usia menanam angka Tak lelah berjalan meski mendekati senja Terus melangkah dengan segala kuasa Merangkak, tertatih, berjalan pelan Kini Selengkapnya
Aisyahku
“Hmm, masih marah ya Bang, sialan senyum yang hampir membuatku cinta mati dan akhirnya mengoyak – gonyak perasaan ku menjadi berkeping bagaikan pecahan duralex yang harus pecah pada saatnya. “Serius Selengkapnya
Bunda Buana Berduka
Mata lelah itu tak bersinar Pandanganya kabur tak bermaya Masih ada banyak titik air disana Tapi air itu tak sanggup mengalir Lelah bibirnya menyebut Hatinya hampa Jantungnya luka Tak Selengkapnya
YPTD Wadah Kreasi Buat yang Ingin Berkreasi.
Kehadiran penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) di Indonesia merupakan wadah yang sangat ditunggu – tunggu oleh para penulis, yunior (pemula) bahkan mungkin juga yang senior. YPTD hadir di saat Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 49
- 50
- 51
- 52
- 53
- …
- 69
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








