Jodoh siapa yang tahu, aku atau kamu hanya bisa mengatakan bahwa dia jodohku tapi belum tentu dia jodohmu. Aku memandang cincin yang melingkar di jari manisku, senyum segaris melihatnya aku Selengkapnya
Penulis: Siti Nurbaya AZ
Namaku Aisyah, Aku Ingin BAhagia
Aku tersenyum memandang langit yang penuh dengan bintang, langit sepertinya lagi bercengkrama dengan bintang tidak seperti malam sebelumnya langit hanya ditemani awan mendung. Malam ini juga bulan sepertinya menunjukkan dirinya Selengkapnya
Biarkan Aku Menghapus Deritamu (part ahkir)
Tidurku lelap, suara merdu menyebut namaku. Sudah mau subuh bang, bangunlah. Aku membuka mataku, melihat wajah cantik istriku. Rambutnya basah, tersipu malu memandangku. Terahim sudah terdengar sebentar lagi azan subuh Selengkapnya
Duka Itu Datang Lagi.
Setelah selesai membuat sarapan untuk keluarga, mengambil waktu untuk menulis di salah satu website yang hampir 3 bulan ini rutin mengisinya, sebelum mengerjakan pekerjaan lain sebagai Ratu rumah tangga, sungguh Selengkapnya
Biarkan Aku Menghapus Deritamu (part 22)
Pesta telah berakhir, aku meminta izin kepada Ibu Cahaya untuk membawa Cahaya pulang kerumahku. “ Bu malam ini, izinkan Indra membawa pulang Cahaya kerumah.” Sebelum kami pamit kepada Andi dan Selengkapnya
Menulislah
Menulis atau tidak itu merupakan pilihan, setelah lebih dari setahun menulis setiap hari, tentu rasanya ada yang kurang jika satu hari saja tidak menulis. Pernah makan tapi rasanya hambar, seperti Selengkapnya
Maafkan Aku Membuatmu Derita (part 21)
Aku dan Cahaya memutuskan untuk menghadiri pernikahan Andi dan Nia. Setelah kami memarkirkan mobil di depan rumah Nia, aku melihat bibi ketika masuk ke dalam kediaman Nia. Bibi berjalan ke Selengkapnya
Maafkan Aku Membuatmu Derita (part 20)
Jam sudah menunjukkan pukul 08.30 aku sudah duduk di depan pak penghulu dengan Nia di sampingku.. Aku melihat ke arah pintu. Cayaha berdiri melihat ke arahku dengan sejuta duka dan Selengkapnya
Maafkan Aku Membuatmu Derita (part 19)
Sudah beberapa malam ini tidurku terganggu, aku selalu teringat dengan Cahaya. Ada apa dengan diriku, dua hari lagi aku akan melangsungkan pernikahaan dengan salah seorang staf kantor. Nia, ya namanya Selengkapnya
Maafkan Aku Membuatmu Derita (part 18)
Dengan sigap Cahaya memutar kursi rodaku ke arah kamar ibu, membukakan pintu kamar ibu untukku. Mendorongku masuk ke kamar ibu, aku melihat sekelilingnya rapi tertata indah. “ Setelah pulang kerja Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 53
- 54
- 55
- 56
- 57
- …
- 69
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





