Nama : Euis Nurmilla
Nim/Angkatan : 21070\ 2021
Mata kuliah : Kewernegaraan
OPINI PEMBELAJARAN JARAK JAUH SECARA ONLINE DAN PENGALAMAN
Asaalamualaikum,hai,sebelumnya perkenalkan saya Euis Nurmilla mahasiswi Akademi Keperawatan Polri Jakarta. Disini saya akan menceritkan pengalaman dan suka duka pembelajaran jarak jauh.
Kita akan berbicara mengenai sebuah opini.Menurut kalian sendiri opini itu apasih? Menurut saya opini itu pendapat,pendirian,ide pikiran,sudut pandang kita mengenai suatu hal yang memiliki sifat tidak objektif. Opini pembelajaran jarak jauh secara online menurut saya banyak dampak positif dan negative nya dan banyak suka duka yang kita jalanin.
Dampak positifnya kita semua bisa memutuskan rantai penyebaran covid-19 dengan cara tidak berkerumun,tidak interaksi secara langsung dan tidak kontak dengan mahasiswa ataupun dosen lainnya,dosen maupun mahasiswa memperoleh pengalaman baru terkait pembelajaran daring.Dampak negative nya yaitu memang kurangnya efektif dalam pembelajaran,kurang produktif, kurangnya interaksi dosen sesama mahasiswa maupun mahasiswa sesama mahasiswa,belum lagi terdapat kendala jaringan,laptop mati,zoom harus di update,terkadang mahasiswa merasa kurang semangat mengikuti pembelajaran,keterbatasan fasilitas seperti kuota yang tiba-tiba habis saat zoom dan banyak terjadinya miss communication terhadap satu sama lain .
Tetapi pembelajan jarak jauh tidak bisa kita sangkal dan harus kita terima karena itu adalah jalan alternative kita untuk bisa menimba ilmu.Pertemuan secara online memang tidak digunakan hanya untuk menimba ilmu saja tetapi banyak orang-orang yang menggunakan untuk WFH ( WORK FROM HOME ) seminar,rapat,pertemuan penting,quality time bersama teman maupun keluarga bahkan mengadakan konser musik pun via online.
Pengalaman menurut saya selama pembelajaran jarak jauh memang sangat mengesankan dimana kita tidak mengenal satu sama lain,tidak metahui latar belakang sesama mahasiswa tetapi di pertemukan hanya dalam via onlie.Kita hanya berinteraksi melalui grup diskusi kelas ataupun saling mem-follow akun sosmed satu sama lain,tetapi tidak jadi penghambat untuk kita bersosialisasi sesama dosen maupun mahasiswa.
Dalam pemaparan materi pun dosen sangat jelas,komunikatif dan berusaha bagaimamana caranya agar mahasiswa tersebut dapat mengerti materi walaupun via online,bahkan ada yang memberi games untuk mengurangi kejenuhan kita dalam pembelajaran.Walaupun pembelajaran jarak jauh system pembelaran sama seperti tatap muka.Banyak materi dan pengalaman seperti cara memandikan pasien dengan baik,komunikasi dengan pasien,membaca puisi bertema Pancasila yang di upload ke youtube,menulis cita-cita dan di di upload di website https://terbitin.id/ .
Tetapi saya merasakan adanya hambatan Ketika ada tugas kerja kelompok karena menurut saya diskusi melalui grup kelompok sangat kurang kondusif,sedikit sulit untuk memutuskan keputusan,sulit untuk bertemu akibat lokasi rumah kita yang berjauhan bahkan ada yang ada di luar kota.
Dilain sisi saya merasa senang akhirnya bisa bertemu dengan beberapa dosen dan teman sekalian saat praktek keperawatan.Memang masih belum bisa untuk bertemu semua nya di karenakan menggunakan metode sesi dan kelompok.
Disini saya sangat berharap semoga dunia Kembali baik-baik saja seperti tahun-tahun kemarin,bisa menjalankan rutinitas seperti biasanya tanpa takut dihantui dengan virus covid-19,bisa bertemu dengan sahabat dan sanak keluarga secara langsung,pembalajaran tatap muka,dan yang pastinya bertemu dengan dosen dan teman-teman sekalian.
Saya pribadi sangat berterimakasih kepada dosen sekalian yang tidak pernah mengenal kata Lelah,semoga tuhan membalas kebaikan beliau semua.aamiin
Buat kalian yang sedang membaca cerita ini tetap semangat yaaa, semoga kalian semua dalam lindungan Allah SWT,selalu diberikan kesehatan dan murah rezeki.
See you next time guys,bye!
Jakarta,05 Desember 2021
Euis Nurmilla






