Perjuangan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari kemaren adalah sebuah hal yang harus dilakukan. Kadang perjuangan yang telah bersusah payah dulakukan harus berakhir dengan kesedihan hanya dikarenakan oleh penilaian orang lain yang tidak sesuai dengan harapan kita.
Penilaian orang yang menggoyahkan sebuah perjuangan adalah sesuatu yang akan merusaka diri dan hati. Dikala hadir pernyataan yang mengusik hati maka disitulah ketulusan niat awal dipertanyakan. Apakah sedangkal itu niat dalam hati? Sehingga begitu rapuhnya.
Harus ada yang dilakukan untuk merubah semua itu. Ada rasa yang harus dibentuk dengan lebih baik sehingga disaat rasa itu telah menjelma menjadi sesuatu yang kokoh maka tiada yang bisa membuatnya goyah.
Sebenarnya semua hanya masalah hati yang begitu tergoda dengan pujian semata. Niat hati yang awalnya hanya karena_Nya, namun tiba-tiba buyar hanya dikarenakan kekecewaan akan pandangan dan penilaian orang lain.
Begitulah ceritanya jika perjuangan mengharapkan kata-kata manusia. Kecewa akan semakin merogoti hati sehingga sulit untuk bangkit lagi. Yang namanya perjuangan tentunya bukanlah hal biasa yang bisa dilakukan tetapi hal luar biasa yang perlu diperjuangan. Jika dalam perjuangan ada yang menghambat maka disitulah keikhlasan dan kesabaran dimintanya.
Tidak akan lama hambatan itu mampir jika kita sudah tahu cara memghindarinya. Ya sudahlah… cukup dicuekin saja hambatan itu lalu teruslah melaju. Anggap saja disaat hambatan itu hadir sebagai sebuah tempat istirahat sejenak. Lalu setelah itu lanjutkan perjuangan.
Menjadi pejuang bukanlah hal yang mudah. Menjadi pejuang adalah sebuah tantangan untuk membuktikan bahwa apakah diri seseorang mampu atau tidak. Para pejuang yang terus melangkah disaat hambatan datang akan menjadi pejuang sejati dqn menjadi pemenang. Sebaliknya orang yang terhenti disaat hambatan datang dan tidak mau melaju maka patutlah ia disebut sebagai looser.
Pilihan ada pada diri kita, apakah mau jadi pejuang tangguh atau looser?
Silahkan ambil keputusan saat ini juga, karena apa yang pejuang lakukan hari ini adalah penentu dimasa depannya.
Semangat dan berjuanglah hingga kaki tidak mampu melangkah lagi. Berhenti bergerak karena waktunya sudah tiba untuk pulang. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan untuk berjuang walau hanya satu detik saja.





