NAMA : NUR JAFAR ASSHIDIQ
NIM : 21037
KELAS : TK-1A (28)
TUGAS : KEWARGANEGARAAN
CITA-CITAKU
BISSMILLAHIRROHMAANIRROHIIM
Assalamu alaikum wrohmatullahi Wabarokaatuh
Segala puji milik Allah Swt yang telah memberikan kita nikmat, terutama nikmat iman, islam dan kesehatan. Sehingga kita masih dapat menjalankan aktivitas hari ini dengan sebaik mungkin. Tak lupa shalawat serta salam, semoga selalu terlimpah curahkan kepada baginda alam pahlawan revolusi islam yakni baginda agung Nabiyullaah Muhammad Saw. Beserta para keluarganya, sahabatnya, dan tabi’in tabi’atny dan kepada kita selaku umatnya semoga kita mendapatkan syafa’at dari beliau. Aamiin yaa robbal a’lamiin.
Wamaa kholaqtul jinnaa wal insa illa liya’buduun. Begitu indah kalaamullah yang terdapat pada surat Adz-dzariyaat ayat 56 yang artinya ‘Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepadaku’. Semua orang pasti mempunyai tujuan hidup masing-masing dan semua orang berhak memilih bagaimana cara ia menempuh perjalanannya itu untuk mendapatkan tujuannya. Namun, alangkah beruntungnya jika kita menjalankanya dengan menerapkan nilai ibadah kepada apa yang akan kita kerjakan. ‘Yaa Muhammad, isy masyi ta fainnaka mayyitun’. Wahai Muhammad, hiduplah sesuka hatimu tapi (ingat) engkau pasti akan mati. Begitulah nasihat jibril kepada Nabiyullah.
Perkenalkan nama saya Nurjafar Asshidiq, umur saya 18 thn saya lahir di Subang. Menjadi Anggota POLISI RI adalah sekian dari salah satu mimpi yang sangat berharga bagi saya, dengan segala karna yang telah menjadi alasan untuk bisa mewujudkanya, sehingga kekuatan yang penuh yakin dalam hati ini semakin membara rasanya.
Ada sebuah kisah sederhana yang menguatkan tekad untuk menjadi Abdi Negara. Dulu, ada sosok perempuan sangat cantik yang mempunyai mimpi untuk menjadi Abdi Negara. Akan tetapi takdir berkata lain, dalam sekejap mimpi itu mulai memudar dalam bayangnya, ia sakit, rapuh, kecewa, sehingga memubuat semangat hidupya redup karena kakinya yang perlahan tidak bisa digerakan, wal akhir lambat laun akhirnya kakinya bisa kembali berjalan namun tidak sesempurna yang dulu ia rasakan. Akan tetapi ia sadar bahwa sesuatu yang kita anggap baik dimata kita, belum tentu baik dimata Allah. Bagi saya, cerita tersebut sangatlah berkesan dan sangat memotivasi saya karna wanita yang saya ceritakan itu adalah ibu saya sendiri hehee.
Mungkin cukup sekian rangkaian cerita tentang cita-cita saya, mohon maaf bila ada kesalahan kata karna saya masih dalam tahap pembelajaran dan tentunya sangatlah membutuhkan bimbingan. Semoga Allah izinkan kita untuk bisa merealisasikan apa yang kita impikan, karna kita hanya dapat berikhtiar dan berdoa, sisanya Allah lah yang menentukan. A’saa an nakuuna minan naajihin wassaalimin washoobirin wal mumtaz Aamiin. Terima kasih
Wassalamu alaikum warohmatullahi wabarokaatuh






