Abrasi

: Kharir Hatta

 

Mentari sebentar tercebur ke laut

memamerkan pipi merah-jingganya

Percik ombak terasa dingin

Hembusan ke tepian menyisip di sela sayap camar

 

Sesekali ia mengepak

Selebihnya bentangan meningkahi angin

Tembolok menggembung penuh ikan

Anak-anaknya menunggu di sarang

 

Badai dan ombak menggerus pantai

Kadang menghantam sepenuh kekuatan

Camar melengking

Sarangnya hanyut ditelan laut

Air matanya bercucuran

 

 

Kendal, 9 September 2021#21

Tinggalkan Balasan