Na’uzubillah, Masuk Neraka, Semoga Kita Dijauhkan-Nya

CATATAN singkat ini tentang beberapa karakter atau sikap seseorang yang akan Allah masukkan ke dalam neraka, nauzubillah. Sesungguhnya manusia dapat terhindar dari kobaran api neraka jika tiada memiliki sifat-sifat ini. Menjelang Ramadhan akan pergi, ini mari sekali lagi kita pahami dan pastikan bahwa sifat ini dijauhkan Allah dari kehidupan kita.

Merujuk firman Allah di salah satu surah (alquran) dikatakan bahwa kita (manusia) adalah salah satu makhluk ciptaan Allah yang paling sempura yang diciptakan-Nya. Misalnya pada surah At-Tiin Allah mengatakan, “Sesungguhnya kami ciptakan manusia dalam ciptaan yang sebaik-baiknya.”  Allah, selain menciptakan bentuk pisik kita yang sempurna juga dilengkapi pikiran dan perasaan serta hawa nafsu. Lengkaplah keberadaan kita untuk hal-hal yang perlu kita miliki sebagai bekal kehidupan kita di dunia.

Harus kita ketahui bahwa hawa nafsu yang ada dalam diri manusia akan berpengaruh terhadap sifat yang dimiliki oleh manusia itu sendiri. Akibatnya jika hawa nafsu tidak bisa dikendalikan maka celakalah manusia tersebut. Sifat manusia yang buruk akan membawanya ke kehidupan yang penuh masalah dan di akhir hidup setelah kematian akan mengantarkannya menjadi penghuni neraka. Nauzubillah, semoga kira dijauhkan-Nya.

Pertanyaannya, sifat-sifat seperti apa saja yang akan membawa manusia terjerumus ke neraka baik di dunia terlebih lagi di akhirat? Dari banyak buku dan penjelasan para ulama dijelaskan beberapa sifat manusia yang akan membawa manusia itu ke dalam neraka, antara lain:

  1. Sifat Ingkar Berlebihan;

Seseorang yang sangat ingkar (kafir kubro) merupakan salah satu sifat penghuni neraka jahanam. Kekafiran yang dimaksud tersebab segala kekafiran yang diperbuat dilakukan oleh berbagai anggota badan, baik dari ucapan dan tingkah laku dan sikap lainnya. Sempurna pisik dan non pisik dari dirinya mengingkari Tuhan.

Lazimnya setiap orang yang di hatinya telah tertanam satu keingkaran alias kekafiran maka tidak ada kebaikan yang menyertainya dalam keseharian. Inilah sifat burik yang akan menyeret seseorang ke dalam neraka. Nauzubillah, semoga kita dijauhkan-Nya.

  1. Keras Kepala;

Keras kepala merupakan sifat manusia penghuni neraka jahanam karena sifatnya yang membangkang terhadap sebuah kebenaran. Tidak ingin menerima sedikitpun kebenaran yang disampaikan Tuhan. Yang penting bagi dirinya adalah menentang setiap kebenaran.

Seseorang yang tahu tentang kebenaran namun ia lebih memilih melakukan kebatilan, maka manusia yang seperti ini akan cenderung berbuat maksiat. Kemaksiatan adalah bagian dari kehidupannya. Nauzubillah, semoga kita dijauhkan-Nya.

  1. Menghalangi Kebajikan;

Manusia yang menghalang-halangi semua kebajikan termasuk ke dalam penghuni neraka jahanam juga. Manusia yang memiliki sifat ini tidak akan mau berbuat kebajikan, baik untuk dirinya maupun untuk orang lain. Tidak hendak menjalankan perintah Allah. Justeru menghalangi dirinya sendiri untuk berbuat kebajikan. Berkaitan dengan harta, misalnya malah dia sendiri yang menghalangi dirinya untuk mengeluarkan harta benda untuk bersedekah. Nauzubillah, semoga kita dijauhkan-Nya.

  1. Melanggar Batas;

Melanggar batas yang dimaksud adalah melanggar semua batasan yang telah ditetapkan oleh Allah sehingga akan berbuat semena-mena kepada orang lain. Tidak jauh dari ingkar. Manusia yang memiliki sifat ini akan menghalang-halangi orang lain berbuat kebajikan namun mereka juga akan berbuat jahat kepada orang lain, seperti yang dialami Rasulullah oleh orang Qurais, misalnya. Nauzubillah, semoga kita dijauhkan-Nya.

  1. Ragu-ragu Atas Allah;

Manusia yang memiliki sifat ragu-ragu atas kebenaran dan kekuasaan Allah dan membuat keraguan pada dirinya pada orang lain sehingga tiada iman dan taqwa dalam dirinya maka Allah akan meletakkan orang ini sebagai penghuni neraka kelak di yaumil akhir. Nauzubillah, semoga kita dijauhkan-Nya.

  1. Menyembah Selain Allah;

Manusia yang menyembahkan diri kepada selain Allah tentu termasuk orang yang musyrik sehingga tergolong manusia penghuni neraka jahanam. Sikap musyrik adalah sikap yang menyebabkan dosa besar dan tidak akan diampuni oleh Allah. Dosa selain musyrik akan diampuni oleh Allah jika seseorang itu meminta ampun setelah bertobat. Sebaliknya dosa musyrik sama sekali tidak akan mendapatkan ampunan dari Allah. Nauzubillah, semoga kita dijauhkan-Nya.

Demikianlah beberapa sifat manusia yang akan dijebloskan Allah ke dalam api neraka jahanna. Marilah kita berdoa, nauzubillah, semoga Allah jauhkan kita dari sifat-sifat itu.***

Artikel juga di www.mrasyidnur.gurusiana.id

Tinggalkan Balasan