
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Suatu hari ketika perkuliahan dimulai aku merasakan badan terasa tidak enak dan kepala pusing serta demam, pikir ku hanya sakit biasa lalu sembuh setelah 2 hari kemudian. karena tidak terbiasa minum obat dikala sakit yang dianggap remeh. Ternyata demam ku tidak sembuh bahkan terus naik hingga 38 derajat celcius dalam kurun waktu 5 hari aku merasakan pusing ketika berdiri, mata kunang-kunang, mimisan sehingga aku tidak bisa melakukan aktivitas lainnya bahkan perkuliahan pun aku melakukannya di tempat tidur.
Aku benar-benar tidak sanggup lagi melakukan apapun yang ku mau hanya tidur dan tidur. Nafsu makan ku juga berkurang karena mulut ku terasa sangat pahit, sampai akhirnya ibu ku bertanya makanan apa yang sedang ku inginkan sekarang lalu ku menjawab sebuah roti berisi krim keju. Setelah itu ibu dan kaka ku langsung bergegas pergi mencari roti yang ku inginkan kala itu sekitar pukul 11.00 malam. Semua toko sudah tutup karena sedang dilakukan PPKM. Akhirnya ibuku hanya membeli obat untuk menurunkan demam.
Setelah meminum obat penurun demam beberapa kali, hasilnya tidak ada demam ku tidak turun sama sekali. Pagi harinya Ibu ku langsung menelfon ayah ku dan bertanya apakah aku perlu di bawa kerumah sakit. Semua keluarga ingin membawa ku ke rumah sakit karena melihat kondisi ku yang cukup parah, tapi khawatir karena kasus terpapar covid-19 sedang melonjak tinggi. Setelah diskusi cukup lama akhirnya aku dibawa ke salah satu klinik terdekat dari rumahku.
Aku di periksa oleh dokter yang hanya ditanya keluhan apa yang ku rasakan, lalu diberikan obat. Setelah 2 hari dari klinik demam ku cukup turun, aku mulai bisa melakukan sedikit aktivitas. Bahkan dihari ke 3 aku merasakan sudah sembuh karena panas sudah turun, pusing berkurang, mimisan pun sudah berhenti.
Sore harinya ada teman ku yang menjenguk, aku meminta ditemani untuk jalan-jalan karena sudah sangat lama tidak keluar yang ku lihat hanya kamarku. Lalu aku ingin makan makanan yang berkuah pedas dan tertuju pada seblak.
Malam hingga pagi harinya demam ku naik dan mimisan lagi, saking panas nya baju ku sangat basah sengaja tidak memakai kipas angin atau pun AC agar keringat ku keluar. Aku juga kembali melakukan aktivitas diatas tempat tidur karena jika bangun rasanya seperti ingin pingsan, sangat gelap dan pusing tak terkendali. Segala macam obat hingga susu yang diberikan orang tua ku sudah habis ku minum hasilnya pun tetap sama.
Setelah itu di bagian kaki dan tangan ku keluar bintik-bintik merah yang sangat banyak, seperti yang dikatakan ibu ku ternyata itu adalah Campak

Akhirnya Ibu ku membeli obat demam dengan merk berbeda dan harganya sangat murah dibandingkan yang pertama dibeli. Setelah beberapa kali minum obat tersebut Alhamdulillah demam ku turun, pusing mulai berkurang.
Hingga ku dijanjikan setelah aku sembuh akan di ajak jalan-jalan oleh keluarga ku, karena pas sakit aku merasa bosan, murung hingga menangis…
Yap setelah kurang lebih 5 hari badan ku sudah enak, demam sudah turun, tidak pusing lagi bahkan mimisan pun berhenti. Tetapi bintik merah yang ada di kaki dan tangan ku masih terlihat. Alhasil aku pergi jalan-jalan dengan kondisi kaki dan tangan masih seperti itu. Ibu ku mengatakan nanti bintik-bintik merahnya juga hilang dengan sendirinya…
Akhirnya aku sembuh…. 🙂
SELESAI.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh….








