Haiku SenjaMas SamSeptember 6, 2022Puisi394 Dilihat Senja memerah daun-daun terjatuh tertidur lelap Senja temaram lampu-lampu bersinar kota bergairah cahaya redup burung pulang ke kandang senja tenggelam Senja gulita kelelawar melintas tersesat jalan Jkt, 060922 Posting TerkaitWanita Tangguh itu, Bernama Nani KusmiyatiCerpen 2: Ketulusan yang Membebaskan (Bagian 2)Puisi 15: Menyulam Jiwa pada Sehelai Malam SunyiPuisi 11: Nyanyian Jiwa Senada Rinai GerimisPuisi 10: Kala Fajar Menyingkap Selimut LangitPuisi 7: Melepas Temaram Berlari Girang dalam Pelukan MalamPuisi 6: Senyummu Melarung Rasa BencikuPuisi 5: Melepas Kenangan Melingkar di Jemari HatiJangan LewatkanHijriah[Puisi] Separuh Ramadan BerlaluTentang perasaan rindu pada illahi dan penghayatan pada kehidupan yang dijalani seorang hamba.Tentang perasaan rindu pada illahi dan penghayatan pada kehidupan yang dijalani seorang hamba.Tentang perasaan rindu pada illahi dan penghayatan pada kehidupan yang dijalani seorang hamba.Tentang perasaan rindu pada illahi dan penghayatan pada kehidupan yang dijalani seorang hamba.