Day 29 Menjelang Perpisahan

Catatan Ramadhan

Terbaru2 Dilihat

Jigsawscapes

JigsawScapes

Ramadhan: Hari-Hari yang Menenangkan Hati

Day 29 Menjelang Perpisahan

Pagi ini terasa sedikit berbeda.

Tidak ada perubahan besar dalam aktivitas, namun ada perasaan yang sulit dijelaskan. Seperti ada sesuatu yang perlahan akan pergi.

Selesai sholat Subuh, saya duduk lebih lama dari biasanya. Tidak langsung beranjak untuk beraktivitas.

Dzikir yang saya lafalkan terasa lebih dalam.

Mungkin karena saya mulai menyadari bahwa Ramadhan akan segera berakhir.

Hari-hari yang hampir satu bulan ini saya jalani dengan ritme yang lebih tenang, perlahan akan kembali ke hari-hari biasa.

Ada rasa syukur, namun juga ada sedikit rasa sedih.

Saya kembali menjalankan aktivitas pagi seperti biasa—merapikan rumah, membersihkan dapur, dan menyiapkan kebutuhan sederhana di rumah.

Putra saya sudah terlihat lebih sehat. Ia mulai kembali menjalani aktivitas dengan lebih normal, walaupun saya tetap mengingatkannya untuk menjaga kondisi tubuh.

Hari ini saya tidak terlalu banyak melakukan pekerjaan berat.

Saya lebih banyak meluangkan waktu untuk membaca kembali catatan Ramadhan yang sudah saya tulis dari hari pertama.

Satu per satu saya baca.

Ada senyum kecil, ada juga momen di mana saya terdiam.

Ternyata perjalanan ini tidak hanya tentang aktivitas, tetapi tentang perubahan hati yang perlahan terjadi tanpa saya sadari.

Siang hari saya beristirahat sejenak.

Menjelang sore, suasana terasa lebih hening. Saya mencoba memperbanyak dzikir dan doa.

Dalam hati saya berdoa:

Ya Allah, jika ini adalah Ramadhan terakhirku, jadikanlah ini sebagai Ramadhan terbaik dalam hidupku.

Menjelang berbuka, saya dan putra saya kembali menyiapkan makanan sederhana.

Tidak ada yang istimewa, namun terasa cukup.

Saat adzan Maghrib berkumandang, saya menarik napas perlahan.

Hari ini terasa lebih dalam.

Bukan karena kegiatannya, tetapi karena kesadaran bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan.

Dan Ramadhan… perlahan sedang mengajarkan saya untuk ikhlas melepasnya.

 

Self Reminder Day 29

Mensyukuri yang telah dijalani,
merenungi perubahan diri,
dan belajar ikhlas menghadapi perpisahan.

“Yang membuat perpisahan terasa berat,
adalah karena kita pernah merasakan keindahan di dalamnya.”

Jonggol, Kamis, 19 Maret 2026.

Nani Kusmiyati
Pecinta Literasi

Tinggalkan Balasan