
KESALAHAN YANG TERJADI PADA MC
MC (Master of Ceremony) bukanlah manusia yang sempurna walau sebelum memulai acara, MC sudah mempersiapkan diri dengan baik agar pada saat tampil bisa optimal. Namun pada kenyataannya kesalahan masih dapat terjadi dan sumber kesalahan dapat berasal dari diri pribadi maupun dari pihak luar.
Dari diri pribadi seperti kesalahan dalam membacakan nama speaker, moderator, Co moderator atau para pejabat yang terlibat di dalam acara. Nama-nama dari negara asing biasanya agak sulit disebutkan. Kadang nama speaker dari luar banyak menggunakan singkatan juga pangkatpun menggunakan singkatan. Hal ini dapat dihindari ketika MC mendapat info detail dari penyelenggara acara atau sering kita sebut Sie Acara. Namun jika Sie Acara sendiri agak susah untuk mendapatkan kejelasan dari protokol negara yang bersangkutan terpaksa MC membacakan apa adanya. Namun sebelumnya MC bisa browshing dari internet karena pejabat atau speaker terkenal biasanya dapat ditemukan dari internet.
Kita menyadari penyelenggara acara adalah team yang paling sibuk walau mereka telah berusaha membagi tugas ke masing-masing personel namun segala keputusan tentunya ada di Ketua penyelenggara. Disini peran team seperti Ketua, Wakil Ketua, anggota Sie Acara, protokol dan MC harus sinergi.
Jika MC pada akhirnya membuat kesalahan secara tidak sengaja dalam melafalkan nama, pangkat atau background pendidikan yang perlu dilakukan oleh MC cukup mengulangi dengan pelafalan yang benar atau mengulangi kata yang seharusnya diucapkan. Tidak perlu berucap maaf (sorry) dalam bahasa Inggris.
Kesalahan ini pernah saya alami ketika menjadi MC internasional. Padahal sebagai MC untuk kegiatan apapun terlebih event internasional tidak sepatutnya membuat kesalahan. Sebenarnya saya sudah berlatih berulang kali dan tidak melakukan kesalahan apapun ketika berlatih namun ketika tampil saya masih melakukan kesalahan ketika saya membacakan CV (Curriculum Vitae) Co moderator. Walau Co moderator adalah teman sendiri. Saat itu ketika saya akan membacakan nama universitas dari Co moderator terlintas nama universitas tersebut belum pernah saya dengar. Bukan berarti menganggap universitas itu tidak bagus namun serasa asing di telinga saya. Co moderator sedang kuliah di Paramadina University tapi saya sebutkan Paradina University. Secara spontan saya berkata sorry dan mengulang kembali kata Paramadina dengan benar. Sempat saya tersenyum-senyum sendiri. Kesalahan pertama itu jika MC tidak dapat mengendalikan emosinya dapat mempengaruhi kata-kata lain yang hendak dibacakan. Dengan kata lain kesalahan tadi perlu sebagai pengingat namun jangan mempengaruhi pikiran bersalah secara terus menerus yang akan mengakibatkan tidak lancarnya dalam tampilan berikutnya.
Karena saya masih mengingat-ingat kesalahan tadi yang membuat saya sedikit menyesal maka mempengaruhi saya untuk membuat kesalahan berikutnya yaitu ketika saya melafalkan kata dalam bahasa Inggris technological namun saya membaca technology, huruf ‘cal’ dari technological seperti tersekat di tenggorokan sehingga tidak keluar. Ternyata rasa bersalah itu menyebabkan saya nervous (grogi). Saya melihat Co Moderator di samping saya terseyum dan memaklumi kesalahan saya.
Kesalahan berikutnya dapat terjadi ketika kita bertanya kepada orang yang tidak tepat dalam kepanitiaan tersebut karena yang kebetulan terdekat dengan MC hanya personel tersebut. Dan orang tersebut begitu yakinnya memberitahukan jawabannya kepada MC tentang apa yang ditanyakan. Nah sebagai MC yang memiliki indera tajam perlu re-check ke orang yang lebih tepat untuk memberikan jawaban atau masukan. Orang tersebut tidak salah karena dalam komunikasi tersebut terjadi kesalahpahaman saja.
Sering pada saat menit terakhir pengatur acara memberitahukan ke MC bahwa urutan acara diubah padahal MC sudah membuat draf dengan kata-kata yang terangkai bagus. Langkah yang segera diambil tetap tenang dan segera berfikir untuk mencari solusi dengan menggunakan kata-kata yang sederhana, yang terpenting makna tetap sama. Jika draf MC dalam bahasa Indonesia akan lebih mudah namun dalam bahasa Inggris tentunya lebih sulit karena bukan bahasa sendiri. Jika masih ada beberapa menit segeralah cek di google translate maka kita akan mendapatkan padanan kata yang kita cari. Setidaknya akan memberikan ide dengan kata-kata yang diharapkan.
Cek dan recek jika ada perubahan. Namun event yang bagus adalah event yang benar-benar direncanakan dengan matang. Namun kondisi dilapangan kadang tidak sama seperti yang diharapkan. MC harus didampingi oleh pengatur acara jika ada perubahan MC akan segera diberi tahu.
Kesalahan lain yang tanpa disadari oleh MC kebiasaan tidak sarapan. Walau acara pagi sekali, MC harus tetap sarapan. Pilihlah makanan yang ringan dan cukup bergizi. Telor dadar isi sayur dengan french fries serta teh manis hangat sudah dapat menenangkan perut. Supaya fit, minum vitamin C atau multivitamin. Juga usahakan minum air putih hangat untuk membuat tenggorokan lega.
Jika MC tinggal di hotel lebih mudah, banyak pilihan makanan ringan namun bergizi dan tidak perlu memasak sendiri. Ketika akan memandu acara sering MC menjadi tidak napsu makan karena masih berharap-harap cemas akan penampilannya nanti. Di dalam mindset MC perlu ditanamkan bahwa “PASTI BISA”, semua akan baik-baik saja.
Satu hari sebelum tampil jangan mengkonsumsi makanan pedas dan berlemak karena akan berakibat buruk terhadap pencernaan terlebih jika MC memilki sakit magh. Sebenarnya pilhan makanan yang tepat yang boleh dimakan atau tidak, MC harus sudah tahu karena dia yang mengetahui keinginan tubuhnya sendiri.
Nani Kusmiyati
Jonggol, 25 Agustus 2021
Artikel ke-3 lomba KMAA (KARENA MENULIS AKU ADA)








Doing something wrong is a human kind. It’s ok! MC JUGA MANUSIA. Hahaha.
Tetimakasih tips nya agar kita bisa jadi mc yang baik.. dmg kesalahan-kesslahan tersebut bisa di atassi. Hehe.. jd tau nih ternyta ga booeh ya mbk.. dg mngatskan maaf.. jk kita salah…