Sumber foto: internet
Waktu Terus Berjalan
Tanpa terasa sudah lama saya tidak menulis di beranda ini, ada rasa rindu yang tak terbendung untuk mengungkapkan isi hati. Isi hati untuk terus mengekpresikan keresahan, kegalauan juga kebahagiaan serta harapan.
Ada rasa takut jika lama tidak menulis, mungkin kata-kata yang saya pilih tidak tepat. Mungkin banyak kalimat yang tidak saling menyatu dengan makna yang saya inginkan.
Tapi ya sudahlah, saat ini yang terpenting saya ingin menyapa para sahabat yang sering menulis, yang sering membaca blog orang lain, juga para pembaca yang sekedar mengintip tanpa berkomentar.
Paling tidak ada ilmu yang didapat dari membaca tulisan orang lain. Ingin rasanya membuat jadwal khusus setiap hari untuk membaca artikel atau blog orang lain, namun faktanya selalu ada saja iklan dipikiran ini.
Saya sadar jika tidak membaca sesuatu, saya tidak akan update berita atau ketinggalan dari para penulis yang secara konsisten menuangkan buah pikirannya untuk dinikmati dan dipahami oleh orang lain.
Sebenarnya iklan apa yang menyita waktu saya mungkin dialami oleh para pembaca blog saya ini.
Pertama, ketika bangun pagi, saya tidak langsung beranjak dari tempat tidur namun mengucap syukur masih diberikan kesempatan untuk membuka mata dan melihat langit-langit kamar yang mulai berwarna pudar. Belum ada waktu untuk mengecat ulang dan mendekorasi ulang kamar.
Kemudian saya beranjak perlahan untuk membersihkan diri. Di usia senior harus hati-hati dalam melakukan segala hal karena jika salah bergerak dapat berakibat fatal.
Pada saat membersihkan diri, pikiran melayang, “Setelah ini mengerjakan apa lagi ya?”
Berbagai bisikan di dalam hati dan berbagai ide melintas jelas di pikiran senior (tua) ini. Sungguh Allah SWT Maha Bisa menciptakan manusia seperti saya yang sudah senior ini memiliki banyak ide yang ditampung dalam suatu wadah dengan penuh simpul-simpul saraf yang menggerakkan saya untuk melakukan banyak hal.
Alhamdulillah beribu Alhamdulillah.
Waktu terus berjalan, kehidupan mesti dijalankan.
Sahabat untuk sementara sampai disini dulu,.karena ada iklan yang hendak melintas lagi.
Kita bertemu lagi, berlanjut dengan waktu yang membawa saya lari.
Nani, pengajar dan pecinta drama.
Jonggol, 8 September 2025.








