Berburu Ilmu Mendapat Berkah

Terbaru678 Dilihat

Berburu Ilmu, Mendapat Berkah

Bapak Musmuliadi, S.Si.,M.Pd
(Narasumber Google Form, foto diambil dari Whatsaap)

Berawal dari niat untuk berburu ilmu membuat penulis berada dalam satu grup whtasaap. Ketika ada informasi tentang Bimbingan Teknis Pemanfaatan Google Form dalam Pengumpulan Data Pendidikan dan Pembelajaran Jarak Jauh, Penulis tidak berpikir panjang lagi, baca informasi langsung mendaftar. Takut panitia akan segera menutup pendaftaran karena penuh. Apalagi melihat jumlah kuota peserta terbatas. Alhamdulillah, rezeki tidak akan pernah tertukar. Niatan berburu ilmu pun terkabul. Masuklah penulis menjadi salah satu peserta dalam Bimtek ini.

Seluruh peserta bergabung dalam whatsaap grup,”Bimtek Pemanfaatan Google Form dalam Pengumpulan Data Pendidikan dan Pembelajaran Jarak Jauh.” yang digagas oleh panitia Bimtek. Sebagai penyelenggara adalah Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Nusa Tenggara Barat. Bimtek ini dipandu oleh Bapak Musmuliadi, S.Si.,M.Pd sekaligus menjadi narasumber langsung dan Ibu Yuyun Sambodo, S.Si., M.Pd menjadi host. Beliau berdua sekaligus menjadi admin grup watshaap ini.

Kegiatan Bimtek dilaksanakan secara daring dengan pola tatap muka virtual melalui zoom. Sedangkan materi dan tugas atau tagihan dishare melalui whatsaap grup. Kegiatan dimulai dari tanggal 13 -27 April 2020.
Kurun waktu tersebut, peserta mengikuti 3 kali vicon melalui zoom meeting pada pukul 08.00-13.00 wita. Dalam tiga kali vicon tersebut narasumbernya masih sama yaitu Bapak Musmuliadi, S.Si., M.Pd dan hostnya Ibu Yuyun Sambodo, S.Si., M.Pd. Materi vicon semuanya sangat bermanfaat dan sesuai dengan situasi sekarang ini di saat pandemi corona disease 19 melanda negeri.

Materi bimtek tentang bagaimana melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR) dan bagaimana memantau pelaksanaan BDR itu sendiri. Tentunya dengan menyiapkan instrumen yang mendukung pelakanaan BDR dengan memanfaatkan google formulir
Untuk memperdalam atau memperkuat pemahaman peserta tentang materi pembelajaran, narasumber menyiapkan waktu sore hari untuk berdiskusi melalui watshaap grup. Peserta boleh bertanya tentang materi yang belum dipahami melalui chating di watshaap.

Video pembelajaran juga digunakan narasumber untuk memperjelas materi dan disajikan antara lain di chanel youtube: https://youtu.be/mzOCYqbFpEQ atau chanel Mas Mus.https://youtu.be/CQa6RQx7NzU.
Pada setiap akhir sesi vicon, peserta diberikan tugas yang harus diselesaikan. Tugas terdiri dari 5 jenis selama pelaksanaan bimtek . Tugas dinilai langsung oleh narasumber karena pada akhir kegiatan setiap peserta memiliki raport sendiri berikut dengan nilai capaian masing-masing.

Ada istilah lulus dan tidak lulus, lho! Sungguh bimtek daring yang luar biasa. Peserta memiliki raport sesuai dengan nilai dari setiap tugas yang dikumpulkan. Bimtek yang menantang, harus fokus agar tidak tertinggal. Diharapkan bisa mengaplikasikannya di tempat tugas sekaligus menyosialisasikan kepada orang yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan ini.

Bapak Musmuliadi, pria yang sedikit berkumis ini, dikenal sangat ramah dan sabar dalam menjawab pertanyaan peserta. Beliau biasa juga dipanggil Pak Mus, atau yang akrab juga dipanggil Amaq Mazaya. Dalam mengakhiri pemberitahuan atau info lewat whatsaap selalu dengan kata tabek. Tabek bahasa daerah suku sasak di Lombok yang artinya permisi atau mohon izin lewat atau meninggalkan tempat atau mengakhiri pembeicaraan. Beliau sangat mahir dalam membuat pembelajaran daring ini menyenangkan. Peka dan mengetahui kebutuhan pengawas, kepala sekolah dan guru dalam situasi sekarang ini. Pembelajaran yang diberikan diharapkan mampu mencegah terputusnya pendidikan anak bangsa di era pandemi covid 19 ini. Narasumber yang luar biasa.

Di samping materi bimtek yang sesuai kebutuhan peserta, narasumber yang membersamai peserta selama bimtek adalah narasumber yang sangat tepat dengan kompetensi yang mumpuni.
Penulis tidak menyangka, bimtek ini dirancang demikian berbeda dengan bimtek sebelumnya, dimasa normal. Ada raport masing-masing peserta. Kalau sertifikat itu sudah biasa. Jadi, ada sedikit penyesalan di hati karena   kurang maksimal dalam kegiatan ini. Ini menjadi pelajaran sendiri buat diri dan buat pembaca. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari.

Keberuntungan masih ada karena dapat menyelesaikan semua tugas meskipun ada perbaikan di salah satu tugas dan mendapat nilai dengan predikat baik.
Predikat baik dapat dilihat dari raport yang didownload dari link yang dibagikan oleh admin grup. Sertifikat pun sudah bisa dilihat dari link dengan cara mengetik nomor handphone. Luar biasa kemampuan dari Bapak yang kesehariannya berdinas di LPMP NTB ini. Benar dan tepat jika motto LPMP NTB, “Melayani Sepenuh Hati.

Penulis merasakan manfaat yang luar biasa dari bimtek ini. Sebagai kepala sekolah google form bisa dimanfaatkan untuk memantau pelaksanaan belajar dari rumah. Guru-guru yang sudah mendapat transferan ilmu dari kepala sekolah yang mengikuti bimtek mampu mengadakan ulangan online dengan menggunakan aplikasi google form ini.

Sore hari, 16 Mei 2020, handphone saya berbunyi, pertanda ada pemberitahuan. Kali ini pemberitahuan tentang ada pulsa masuk dengan nominal lumayan besar. Saya belum pernah membeli atau mengisi pulsa sebesar ini. Nilainya pantastis untuk ukuran pembelian pulsa, Rp 300.000. Penulis juga tidak mengetahui siapa yang baik hati mengirim pulsa. Apakah pulsa nyasar? Penulis mengucapkan terima kasih kepada siapa saja yang mengirim, semoga dibalas dengan kebaikan, rezeki yang berlipat ganda dari Allah SWT. Karena belum tahu pengirimnya, jika dikembalikan, akan dikembalikan ke mana?

Selepas membaca pemberitahuan pulsa masuk, penulis membuka grup whatsaap grup bimtek Goegle form dan membaca chating satu persatu. Ternyata pulsa yang masuk  berasal dari LPMP NTB melalui panitia Bimtek Google Form tahap 1 ( GF 1). Rupanya dana kuota internet yang kami gunakan selama mengikuti kegiatan bimtek secara daring mendapat  pengganti dari panitia. Alhamdulillah.
Jadi, tidak sebatas raport dan sertifikat yang membuat senang dan bangga, tetapi LPMP NTB memberikan bonus pulsa kepada setiap peserta yang mampu bertahan sampai akhir kegiatan. Dari kurang lebih 150 peserta tersisa 82 peserta sampai di akhir kegiatan. Penulis termasuk berada di antara 82 peserta.
Alhamdulillah, semula berniat berburu ilmu, tak pernah berpikir sertifikat, ternyata Allah SWT melalui LPMP NTB sebagai penyelenggara memberikan rezeki tambahan dobel kepada peserta “sertifikat dan bonus pulsa” selain ilmu yang In Syaa Allah berkah.

Terima kasih Bapak Kepala LPMP NTB (Bapak Mohamad Mustari, Ph.D,) narasumber ( Bapak Musmuliadi, S.Si., M.Pd) dan Host (Ibu Yuyun Sambodo, S.Si., M.Pd).” Semoga semua yang Bapak dan Ibu lakukan di bulan suci Ramadhan ini tercatat sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT. Aamiin YRA.
Semoga LPMP NTB semakin jaya dan sukses. Harapan ke depan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan meskipun wabah ini sudah berlalu. Ini adalah salah satu langkah mengatasi guru yang ketar-ketir, gelagapan ketika awal mulai BDR akibat IT yang kurang. Setelah bimtek goegle form 1 (GF 1) ini ada kemajuan atau perubahan yang terjadi di tempat penulis bertugas khususnya tentang IT
(Lombok. 16 Mei 2020)
https://nurainiahwan.blogspot.com

Tinggalkan Balasan