
Selamat pagi sobat,
Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang kasus baru COVID-19 yang meningkat lagi.
Pandemi COVID-19 nampaknya masih belum akan berakhir di Indonesia. Sempat melandai dalam beberapa bulan namun memasuki bulan Juni 2021, kasus baru COVID-19 mulai bergerak meningkat lagi.
Hari kemarin (Minggu, 13/06/2021), kasus baru COVID-19 mendekati 10 ribu kasus atau tepatnya sebanyak 9.868 kasus.
Seperti dirilis oleh detik.com (13/06/3021) bahwa Satgas Penanganan COVID-19 memperbarui data penyebaran virus Corona di Indonesia. Sebanyak 9.868 kasus COVID-19 baru ditemukan di Indonesia hari ini.
Data perkembangan penyebaran COVID-19 dipublikasikan Humas BPNB, pada hari Minggu (13/06/2021). Data penyebaran Corona dihimpun setiap harinya per pukul 12.00 WIB.
Jumlah kumulatif kasus COVID-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini sebanyak 1.911.358 kasus.
Adapun kasus aktif Corona di Indonesia per hari ini berjumlah 113.388 kasus.
Masih seperti dirilis oleh detik.com (13/06/3021) bahwa sebanyak 4.655 pasien Corona di Indonesia dinyatakan sembuh hari ini. Total pasien COVID-19 yang sudah sembuh berjumlah 1.745.091 orang.
Selain itu, sebanyak 149 pasien COVID-19 di Tanah Air meninggal dunia hari ini. Jumlah total pasien Corona di Indonesia yang meninggal dunia sebanyak 52.879 orang.
Satgas Penanganan COVID-19 hari ini memantau sebanyak 108.997 kasus suspek Corona. Spesimen COVID-19 yang diperiksa pemerintah hari ini berjumlah 70.468.
Meningkatnya kasus baru COVID-19 di Indonesia mengharuskan Kita untuk terus menerus mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan demi mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19. Masyarakat harus terus berdisiplin untuk memakai masker, rajin mencuci tangan memakai sabun, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan dan meminimalisir mobilitas ke luar rumah.
Masyarakat harus bisa menahan diri agar tidak melakukan kumpul kumpul untuk sesuatu hal yang kurang penting misalnya kumpul kumpul untuk arisan, makan makan bareng di restoran.
Pandemi COVID-19 masih akan terus ada meskipun vaksinasi sudah dilakukan secara masif. Banyak orang yang sudah divaksin dua kali masih bisa terkena atau tertular virus corona. Seperti diketahui, vaksin tidak serta merta membuat orang kebal dengan virus corona karena tingkat efikasi vaksin yang diberikan di Indonesia yaitu Sinovac hanya memiliki tingkat efikasi sekitar 63.5 % saja.
Kesadaran masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) harus terus menerus diingatkan. Kecenderungan sebagian masyarakat yang enggan bahkan terkesan tak begitu peduli terhadap prokes menjadi salah satu sebab rantai penularan COVID-19 sulit diputus.
Waspadalah, corona masih tetap ada di sekitar kita ..
Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :
Nebus Resep Dapet Nomor Terakhir
Nunggu Antrian Sambil Makan Ketan
Pandemi Corona Masih Belum Berakhir
Tetap Disiplin Terhadap Protokol Kesehatan
Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..
Selamat beraktivitas ..
Salam sehat ..
NH
Depok, 14 Juni 2021








