Selamat pagi sobat,
Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang Mempersiapkan E-Book Dan Buku Yang Mau Naik Cetak.
Setelah tiga buku saya sudah mendapatkan persetujuan ISBN dari Perpustakaan Nasional. Kemarin (Selasa, 05/10/2021) pagi, saya mendapat kiriman by WA dari penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) dalam hal ini Bapak Haji Thamrin Dahlan berupa file untuk kelengkapan tiga buku saya yaitu kata pengantar penerbit berikut barcode ISBN dan nomor terbit YPTD.
Tiga buku saya tersebut terbit dalam dua format, satu buku dengan format cetak dan dua buku lainnya dalam format digital. Oleh karena itu, saya akan mempersiapkan buku yang mau naik cetak dan buku digital atau yang kerap dikenal dengan E-Book dengan format Pdf.
Namun berhubung kemarin saya berkegiatan memberikan kuliah secara maraton mulai dari pagi hingga petang hari maka mempersiapkan E-Book dan buku yang mau naik cetak baru akan saya kerjakan pada hari ini.
Dua buku yang akan berformat digital atau E-Book masing masing berjudul “Euro 2020” dan “Copa America 2021” yang merupakan buku impian saya sejak tahun lalu.
Untuk buku dengan format digital tersebut di atas maka setelah naskah buku dibuat pdf dan cover buku depan dengan bentuk format jpg yang memuat barcode dan nomor terbit YPTD maka kedua file tersebut akan saya kirimkan ke penerbit YPTD untuk selanjutnya oleh penerbit YPTD akan dikirim ke bagian deposit Perpustakaan Nasional.
Kemudian untuk buku dalam format cetak berjudul “Nurwendo Bicara Politik” yang merupakan buku dari kumpulan 40 artikel yang ditulis selama 40 hari tanpa jeda saat mengikuti program KMAA (Karena Menulis Aku Ada) YPTD yang terselenggara mulai tanggal 20 Agustus 2021 sampai dengan 30 September 2021.
Setelah menyelesaikan naskah buku dan cover buku dari buku format cetak tersebut di atas maka juga akan saya kirim ke penerbit YPTD untuk proses cetak di percetakan Buring Margonda sebanyak 4 eksemplar buku, 2 buku untuk diserahkan ke Perpustakaan Nasional sesuai amanat UU lalu satu buku untuk disimpan di perpustakaan penerbit YPTD dan satu buku lagi untuk penulis.
Untuk mempersiapkan E-Book dan buku yang mau naik cetak maka saya harus mengecek ulang dengan teliti untuk setiap file yang akan dijadikan satu menjadi naskah buku. Untuk pekerjaan ini memang perlu waktu yang cukup lama karena setiap file harus dibaca ulang secara detail minimal tidak boleh ada kesalahan fatal. Kesalahan kesalahan yang pernah terjadi di buku buku saya sebelumnya tidak boleh terjadi lagi, seperti kesalahan ketik di judul buku atau di judul artikel, kesalahan di bagian daftar isi yang tidak bersesuaian dengan halaman di isi buku lantas penempatan halaman pertama yang terletak di bagian kiri hingga menyebabkan letak tulisan halaman menjadi tidak tepat.
Memang yang selalu terjadi adalah typho atau kesalahan ketik yang walaupun sudah kita cek ulang namun selalu saja ada satu dua yang terlewatkan.
Buat saya mempersiapkan E-Book dan buku yang mau naik cetak ini cukup mengasyikkan dan ada kepuasan tersendiri apabila apa yang kita lakukan mampu meminimalisir kesalahan yang terjadi.
Mudah mudahan hari ini saya bisa menyelesaikan ketiga buku saya ini menjadi E-Book dan buku yang mau naik cetak.
Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :
Jika Tidak Mau Kena Bentak
Janganlah Mau Diajak Mabuk Mabukkan
Bekerja Menyelesaikan Buku Karya Sendiri Untuk Siap Cetak
Ada Kepuasaan Yang Sukar Untuk Dilukiskan
Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..
Selamat beraktivitas ..
Salam sehat ..
NH
Depok, 6 Oktober 2021








