
Lima jenis batu Sojol asal Sulawesi Tengah sudah saya miliki yaitu Red Sojol, Kembang Sojol, Black Sojol, White Sojol dan Pink Sojol.
Perburuan saya pun berlanjut untuk mendapatkan batu Sojol jenis lain yaitu Sunkis Sojol.
Dua lapak online langganan saya yang berlokasi di kota Bogor dan Semarang tidak menjual batu Sojol yang berwarna kuning sunkis sehingga saya harus berburu ke lapak lapak online lainnya.
Keberuntungan kembali menjadi milik saya karena pada tanggal 19 Mei 2017 saya menemukan lapak online di Sidoarjo yang menjual batu Sunkis Sojol yang masih berbentuk bongkahan berwarna kuning sunkis.
Langsung saja batu Sunkis Sojol dengan bongkahan yang tidak terlalu besar langsung saya beli dan tiga hari berselang, pesanan bongkahan batu Sunkis Sojol tersebut sudah berada dalam genggaman tangan saya. Bongkahan batu Sunkis Sojol hanya cukup untuk dibuat dua buah batu cincin ukuran sedang.
Tiga minggu kemudian bongkahan batu Sunkis Sojol saya bawa ke tempat pembuatan batu akik di Pasar Segar Depok. Bongkahan batu Sunkis Sojol oleh Dedi, sang pengrajin pembuatan batu akik segera di GOSPOL untuk menjadi sebuah batu cincin.
Sekitar satu jam, Dedi telah menyelesaikan pekerjaannya, batu Pink Sojol telah dipasangkan ke sebuah cincin alpaka yang berdimensi 23 mm x 15 mm sedangkan bongkahan batu Sunkis Sojol yang tersisa diberikan ke saya. Setelah menjadi batu cincin, batu Sunkis Sojol terlihat warna kuning sunkis yang mengkilap dan batu cincin Sunkis Sojol tersebut tembus (plong) cahaya saat disorot oleh lampu senter HP saya.
Seminggu berselang, saya membawa bongkahan batu Sunkis Sojol ke Pasar Segar Depok untuk dibuatkan sebuah batu cincin dengan dimensi 25 mm x 18 mm.
Selanjutnya dua batu cincin Sunkis Sojol ini saya rawat dengan sesekali menjemurnya di panas Matahari pagi dan mengolesinya dengan minyak zaitun agar warna sunkis batu tersebut semakin mengkilap.
Merawat batu akik memang butuh kesabaran ..
NH
Depok, 20 November 2020








