
Saya mendapatkan batu cincin Kumbang Jati asal Sungai Dareh di sebuah lapak kaki lima saat berjalan jalan di Pasar Kaget Jalan Merdeka Depok pada 21 Mei 2017. Batu cincin berwarna hijau yang saya beli ini terpasang di sebuah cincin titanium yang berdimensi 20 mm x 15 mm. Batu Kumbang Jati ini sudah tembus cahaya saat saya senter dengan lampu senter HP saya.
Batu jenis Kumbang Jati ini saya dapatkan secara tidak sengaja dan saat itu saya memang tertarik melihat batu cincin ini karena warna hijaunya yang unik.
Awalnya saya tidak tahu vatu ini betnama batu Kumbang Jati Sungai Dareh dan yang menjualnya pun tak menyebut nama dari batu cincin tersebut.
Barulah setelah saya berjalan ke lapak lainnya, seorang pelaoak menyebutnya batu yang baru saya beli sebagai batu Kumbang Jati asal Sungai Dareh. Dan tentunya saya merasa senang karena saya bisa mendapatkan jenis batu dari Sungai Dareh.
Batu asal Sungai Dareh yang satu ini sangatlah indah dan menjadi buruan dari para pecinta batu akik. Jenis batu Kumbang Jati, memiliki warna hijau yang sejuk dan seperti warna dari binatang kumbang pohon jati.
Menurut penelitian para ahli bebatuan bahwa batu Kumbang Jati ini memiliki kekerasan hingga level 7 skala Mohs dan bisa tembus cahaya lampu senter seperti bayu Kumbang Jati yang saya beli.
Batu Kumbang Jati Sungai Dareh ini berasal dari daerah Dharmasraya yang merupakan nama salah satu kabupaten di provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Dharmasraya ini merupakan hasil pemekaran dari kabupaten Sawahlunto pada tahun 2003. Oleh karena itu masih banyak yang belum mengenal nama kapubaten tersebut. Jarak Kabupaten Dharmasraya dari kota Padang sekitar 233 km, bisa ditempuh sekitar 6 jam melalui jalan darat
Batu Sungai Dareh jenis Kumbang Jati ini diperoleh dari sungai Batanghari yang melintasi kabupaten Dhamasraya dan biasanya masih dalam bentuk bongkahan. Setelah itu akan diproses di tempat pengrajin menjadi berbagai bentuk sesuai yang diinginkan.
Menurut kabarnya bahwa akibat semakin banyaknya orang yang mencari batu Sunai Dareh ini, kini perburuan melebar hingga ke pelosok bahkan ke daerah hutan. Batu Sungai Dareh yang paling mahal dan menjadi primadona adalah batu lumuik (lumut).
Sesuai dengan namanya batu cincin sungai dareh jenis ini berwarna hijau. Jenisnyapun beragam sesuai warna dan corak yang dimilikinya antara lain seperti Pucuk Pisang dan Kumbang Jati.
Merawat batu Kumbang Jati ini sama seperti halnya merawat batu akik lainnya yaitu dengan cara sebagai berikut :
1. Dengan membersihkan permukaan batu dengan tisu halus
2. Dengan menggosok permukaan batu dengan kulit satu arah, namun bila batu belum diikat, gosok juga bagian bawahnya
3. Dilakukan sekitar 10 menit, dan ingat dalam proses gosok jangan di tekan
4. Bisa mengolesi dengan minyak bayi atau minyak zaitun di seluruh permukaan batu.
Tentu saja dengan perawatan yang kontinu akan membuat warna hijau dari batu Kumbang Jati akan semakin mengkilap dan indah dipandang mata.
Alhamdulillah ..
NH
Depok, 22 November 2020








