Blog Gado-gado vs Blog Niche



Lebih bagus mana sih blog gado-gado atau blog niche? Dua-duanya sama-sama bagus. Yang penting blog tersebut terpelihara. Yuk kita bahas masing-masing blog tersebut.

Blog Gado-gado
Blog gado-gado merujuk ke blog yang isi tulisannya campur-baur. Hari ini nulis tentang teknologi, eh esoknya nulis tentang vaksinasi. Lusanya cerita tentang bersantap di dekat empang, esoknya lagi bikin puisi dan masih banyak lagi.

Si pemilik blog gado-gado umumnya tak membatasi topiknya. Benang merah tulisannya adalah pengalaman dan opini darinya.

Blog gado-gado kadang-kadang disebut blog lifestyle karena membahas gaya hidup yang ada di sekeliling penulis. Misalnya cerita masyarakat di sekitar lingkungannya lagi antusias menyantap seblak modifikasi atau begitu antusias mengikuti vaksinasi.

Ada banyak poin plus dari blog gado-gado. Yang pertama, pemilik lebih mudah memutakhirkan isi blognya. Karena tidak ada patokan tentang isi tulisan maka ia bisa menulis apa yang ada di benaknya. Topiknya bebas. Mau pendek dan panjang juga terserah.

Alhasil blog gado-gado lebih mudah dirawat dan diisi tiap hari. Tak ada ide nulis panjang, ya bisa bikin puisi pendek empat bait, tak masalah.

Misalnya kalian ingin membuat puisi tentang kuda
Misalnya kalian ingin membuat puisi tentang kuda | sumber: pixabay



Minusnya, ada banyak blog sejenis. Mungkin blog kalian terlupakan. Apalagi jika tampilan blog berantakan dan tulisan masih acak-acak.

Si pemilik harus berupaya blognya lebih baik dari blog sejenis agar artikel-artikelnya bisa masuk di halaman depan mbah Google. Ada tipsnya.

Kuncinya hanya pemiliknya memiliki ciri khas menulis dan memiliki niatan untuk terus meningkatkan kualitas tulisannya. Gaya bercerita tak perlu dimiripkan dengan A atau B, topik-topik tulisannya juga jangan mengikuti yang mainstream. Memiliki kemampuan SEO juga penting (nanti dibahas lebih lanjut) dan jangan lupa untuk rajin membalas komentar yang masuk.

Nulis lari
Habis nulis tentang musik besoknya bisa nulis tentang tempat lari favorit | sumber: pixabayl



Blog gado-gado saya tulisannya memiliki ciri khas personal. Meski gado-gado, ada banyak artikel musik dengan sosok musikus dan band yang jarang diulas di media mainstream. Inilah yang membuat blog pribadi saya agak berbeda dengan lainnya.

Frekuensi menulis tak harus tiap hari. Asal blognya tetap ter-update saja. Andaikata bisanya seminggu sekali ya tak masalah.

Blog Niche
Lawan dari blog gado-gado adalah blog niche. Niche ini berarti memiliki target pembaca tertentu atau sesuatu yang khusus.

Blog niche juga bermakna sebagai blog dengan topik khusus. Misalnya blog kuliner, blog ulasan buku, atau blog dengan topik yang relatif minim dibahas misalnya blog segala hal tentang AIDS, blog khusus skuter, blog tentang aneka profesi dan sebagainya.

Bukuku
Kalian bisa buat blog khusus buku (dokpri)



Poin plusnya karena blog ini memiliki topik khusus maka pembacanya juga segmented. Pembaca terbanyak dari blog skuter ya mungkin pecinta dan pemilik skuter. Kalian bisa saling berdiskusi tentang minat yang sama dengan pembaca atau siapa tahu bisa buat semacam komunitas.

Plusnya lagi blog ini akan tampil mencolok karena jarang dan beda. Wah kalau saya ingin tahu banyak tentang skuter ya pasti larinya ke blog X. Penulisnya paham banget tentang skuter.

Artikel dan blog niche lebih punya kesempatan untuk tampil di halaman awal mbah Google. Tak sedikit brand yang mencuri blog niche sebagai bagian dari program endorsement-nya. Misalnya mereka khusus mencari blog otomotif dengan tarif dari ratusan hingga jutaan untuk paket konten tulisan dan medsos. Seru kan?!

Minusnya, menghidupi blog niche itu sulit. Menulis sesuatu yang khusus dan sering itu menguras otak dan energi. Saya punya dua blog niche, tentang makanan dan buku. Keduanya adalah minat saya tapi saya tak mampu sering-sering menulis di sana.

Ada kalanya saya rajin bisa hampir dua hari sekali isi blog jika banyak ide. Tapi ada kalanya saya tak tahu apa yang akan ditulis. Oleh karena temanya sudah khusus maka tak bisa saya sembarang isi dengan tulisan lainnya.

Nah itulah plus minus dari dua tipe blog, blog campur-campur atau yang khusus. Blogger pemula umumnya disarankan untuk mengawali dengan blog campur-campur karena lebih mudah memeliharanya.

Film
Kalian juga bisa buat blog khusus film superhero | sumber: Disney



Hepi ngeblog!

Tinggalkan Balasan