Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau”Harapan Tak Kunjung Datang”

 

Harapan Tak Kunjung Datang

Tak terasa sudah belasan tahun ku berlayar

Usiaku tak lagi muda

Memikul tugas  negeri sendiri

Sudah menjadi makananku sehari hari

Menerpa badai lautan,daratan menjadi teman sapaan

 

 

Aku pendidik yang memanusiakan manusia

Membentuk karakter anak negeri

Mengolah,mengasah dari pisau yang tumul berubah menjadai tajam

Moral yang rapuh menjadai berbudi pekerti

 

Abdiku dari satu tempat ke tempat yang baru

Ikuti perintah jalani tugasku

Memberi ilmu pada generasi penerusku

Agar negeriku terus tumbuh,bangkit bersaing maju

 

Aku celotek anak pesisir pulau

Bertapa dinegeri sendiri yang terdampar terluar

Bahkan tertinggal juga terpencil

Kini harapanku jauh terkucil tersingkir

 

Bulan juli menjadi saksi yang tertepi

SK terbit memberi rezqi

Untuk hiba pada pejuang negeri

Namun sayang bukti tiada teruji

Mungkin itu belum rezqi dari illahi

 

Aku pejuang menaruh harapan

Terus ditunggu tak kunjung datang

SK tertera tapi terbuang

Hanya melihat tak bisa dipegang

 

Jika tak kuasa untuk memberi

Janglah nampakan jantung hati

Membuat kami terus menanti

Tapi nyatanya palsu menyayat hati

 

Aku,teman-temanku sama sama didaerah terisolir

Berjuang menerjang ombak dipesisir

Demi negeri bersaing menggukir

Maut melintang arang tak menjadi beban pikir

Terus berjuang tuk anak negeri bangkit menjadi tajir

 

Aku bukan kufur nikmat yang tersesat

Mengharap mengejar yang tak tersirat

 

2592021

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan