MENULIS, MENULIS DAN MENULIS

Terbaru544 Dilihat

Abraham Raubun, B.Sc, S.Ikom

Banyak orang pandai bertutur atau bercerita. Menceritakan berbagai hal dengan lancar, seolah tak ada kendala. Namun ketika diminta untuk menulis, sering apa yang ingin disampaikan tersendat. Untuk menuliskan satu kalimat awal memulai suatu tulisan merasa kesulitan.

Namun ibarat kata pepatah “Alah bisa karena biasa”. Maknanya segala kesukaran tidak akan terasa lagi apabila sudah biasa. Demikian juga dengan menulis.

Anjuran agar setiap orang itu harus menulis bisa kita temukan pada ucapan Ali bin Abi Thalib As:

“Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak”.

Begitu juga Imam Al Ghazali, menegaskan kalau Anda bukan siapa-siapa, atau bukan anak Raja dan Ulama besar, maka jadilah penulis.

Maksud dari ucapan Imam Al Ghazali tersebut, memotivasi agar yang bukan siapa-siapa itu menjadi lebih memiliki arti, seperti apa yang dikatakan Ali bin Abi Thalib As. diatas, manusia akan mati tapi karyanya tidak ikut mati.

Menulis adalah proses mengaktualisasikan diri, memberikan inspirasi kepada orang lain. Selama apa yang dituliskan memberikan banyak manfaat pada orang lain, maka akan menjadi amal jariah bagi penulisnya.

Sebaliknya, ketika apa yang dituliskan mendatangkan mudharat bagi orang lain, maka yang dihasilkan adalah dosa jariah, yang akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Tulisan ini pun dilahirkan tanpa inspirasi, hanya dimulai dengan menulis, karena kiat untuk menulis itu satu-satunya hanyalah memulainya dengan menulis.

Memang ada sebagian orang yang memulainya dengan membaca, maka aktivitas yang dilakukannya bukanlah menulis, tapi membaca.

Untuk menulis kita harus memulainya dengan menulis, bukan dengan membaca atau berbicara. Tapi inspirasinya bisa saja terlahir dari membaca dan berbicara.

“Untuk menjadi penulis, yang dibutuhkan hanyalah kemauan keras untuk menulis dan kemudian mempraktekkannya.

Orang yang hanya mempunyai kemauan untuk menulis, namun tidak pernah melakukannya, maka ia sama saja dengan bermimpi untuk memiliki mobil, tanpa ada usaha dan kerja keras untuk memilikinya”. demikian Stephen King berujar. Seorang pegiat literasi pun mengatakan menulislah setiap hari dan lihatlah apa yang terjadi.

Keberhasilan seorang penulis handal kuncinya terletak pada satu hal yaitu menulis, menulis dan menulis.

Tinggalkan Balasan

1 komentar