Senja

Ini bukan tentang siapa. Terjadi pada setiap insan di dunia. Tanpa memandang ras dan rupa. Harta dan tahta terkesampingkan juga.
Ada kalanya mentari berganti peran dengan bulan. Demi keseimbangan alam dan menjadi saksi keajaiban Tuhan.
Dalam satu rasa sebagai manusia. Hadir menjelma rasa takbiasa. Ingin usaha, tetapi terbatas daya. Hadirkan kegundahan yang papa.
Kerut dan gelambir hadir tanpa pernah takut terusir. Mahkota pun turut berganti warna dan ingin tunjukkan rupa.
Renta itu hanya kata dan usia. Hasrat tetaplah muda. Terpatri bagi mereka yang selalu bekerja. Tanpa usaha, mereka bisa makan apa?
Para pemilik buah kandungan yang subur berharap akan hari tua yang makmur. Namun, perilaku kadang berbeda dengan tutur. Hingga lahirkan hati yang hancur.
Kekuatan yang kian susut kadangkala jadikan hasrat ciut. Melawan rasa dan realita agar tetap mampu bertahan di segala suasana.
Masa telah berbeda. Hadirkan kenangan masa muda. Kala kekuatan masih ada. Bisa lakukan apa saja yang disuka.
Fajar telah beranjak. Mengeja kata baru agar terbiasa. Senja di depan mata. Hadirkan suasana penuh nada kehidupan.
Bekasi, 10 September 2021








