Biru di depan

Puisi252 Dilihat

Ada warna kebiru-buruan

Yang sangat menawan

Ingin rasanya tuk lampiaskan

Ke dalam lukisan

 

Angin menari sepoi sepoi

Tanpa mengenal siapa yang ia kan hampiri

Ia terus menari kesana kemari

Dengan luas ia menerjangi

 

Kapal-kapal tetap berdiam diri

Tak mau ikuti lantunan nada tari

Ia memilih jaring tuk ditunggui

Siapa tahu ikan kan dibawa diri

 

Dirumah ditunggu anak istri

Yang ingin ditemani

Sambil sarapan pagi

Dengan udang diatas elpiji

 

Biru biru menawan hati

Pemburu ikan selalu menghampiri

Para pekerja juga merefresh diri

Melepas lelah kerja dari pagi

 

Tinggalkan Balasan