Untuk Seorang Penggiat Literasi
Hari ini kutulis sebuah puisi
Dengan air cinta sebening mata bunda.
Hari ini kuberdoa extr, tidak seperti biasa
Dihari bahagia Ultah Bp Thamrin Dahlan, yang bahagia dan bersahaja
Hari ini kujumpai tawa, di balik panorama,
Di mana waktu menghantar kembali cinta tuk bersastra.
Hari ini kuresap semua nikmat,
Dari gemulainya kuncup Flamboyan muda
Dan kurangkai menjadi untaian kata,
Jadi puisi,
Biar bersemi diantara hati
Biar berkidung sepanjang bumi
Menadakan gema untaian cinta
Lewat butiran kata.
Yang tak cukup mengungkap cinta,
Bagi para pengembara, penyair dan pencinta sastra & literasi

Biar tinta dan kertas habis,
Akan tetap kutulis
Meski, hanya dalam angan dan batas impian
Akan kucoretkan sepuas hati.
Waktu beranjak terus
Menumpang hembusan angin
Menyinggahi hati, getaran para penyair
Menghantar Puisiku,
Pada peencinta yag mendamba keindahan Surga.
Kukumpulkan dahan-dahan rimba
Kupetik bunga segala kembang
Dari keindahan alam
Untuk mengisi tanah ladang taman khayalku
Waktu mengiring selalu, memacu satu-satu,
Lahirnya rangkaian kata,
Dalam puisiku
Yang tak pernah mati.
Bagiku Bp Thamrin Dahlan adalah pemicu, semangat literasiku
Agar hidup dan terus bersemi, mewartakan keindahan
Semangat Kebhinekaan, mengis kekayaan Pustaka Indonesia
Yang menyemaikan KASIH nan tak pernah redup
Dalam mengarungi hidup ini.
Selamat Ulang Tahun ke 70 Bp Haji Thamrin Dahlan
Sehat, bahagia bersama keluarga, panjang usia, berkat Tuhan melimpah selalu
Salam dan doaku.
Sr. Maria Monika SND 7 Juli, 2022
Artikel ke :1 YPTD KMAB







Terima kasih banyak untuk puisinya Sr Monika. Salam literasi