Cinta dan kepedulian Lintas Batas

Biasanya kalau saya mengadakan kunjungan ke tempat karya para Suster SND hanya 3 atau 4 hari paling lama. Kali ini saya mengadakan Visitasi di LKSA ( Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak ) yang dulu biasa disebut Panti Asuhan Marganingsih Wisma Cinta Sesama. Saya visitasi hingga 7 hari.
Disaat Pandemi ini, kami tidak menggunakan kendaraan umum. Maka pemakaian kendaraan kami perhitungkan, sekalian jalan ada kegiatan yang bisa kami lakukan. Nah ternyata banyak hal yang bisa kualami dan kupelajari. Melihat dan terlibat dengan kegiatan komunitas pun kegiatan yang telah direncanakan bersama anak-anak yang semula tak kuketahui.
Disini saya bertemu sama Mas Rifki dan Mbak Maharani, mahasiswa dari Bandung yang sedang magang di LKSA kami yang diasuh oleh para Suster SND.

Ada kunjungan dari LKSA Darul Hadrolah yang diasuh oleh Bapak Chasim yang 1 Minggu 2 kali, mengantar bantuan Susu, vitamin dan Buah-buahan selama Pandemi ini dari Djarum Foundation. Ada beberapa LKSA yang mendapatkannya.
Ada kunjungan dari Bp Rofi’I selaku ketua Forum LKSA se Kabupaten Rembang, beserta kawan-kawan. Tentu dalam berkunjung dan menerima kunjungan kami selalu memperhatikan Protokol Kesehatan yang telah di canangkan pemerintah dan merupakan “ Kesadaran “ kami untuk melaksanakannya.
Ada lagi LKSA “ Ngisor Waru “ yang dibina dan diasuh oleh Bp Kadafi yang sering bermurah hati mengirim tempe dan ikan Laut, maupun Ikan tambak Air Tawar, karena memamg membudidayakan “ Ikan Tambak”

Tak kuduga Komunitas kami merayakan perayaan 170 th SND sedunia, dan 85 tahun Misi SND di Indonesia yang sedianya akan diadakan pada tanggal 1 Oktober dan 21 November, namun gabung pada tanggal 30 Oktober dengan rangkaian acara, Aneka lomba, Malam Gembira anak-anak menampilkan kreativitas, drama, tari, menyanyi, berpuisi.
Dan diakhiri dengan berdoa Rosario bersama, juga sekaligus menutup bulan Rosario. Saya sendiri sempat mengajar dan sharing bersama anak- anak putri dan putra pada hari dan tempat yang berbeda.
Sharing para suster sungguh menarik, setiap para suster berbagi kasih ke komunitas lain, sebentar kemudian ada donatur yang mengirim beras, minyak super mie, telur, dll bahkan jauh lebih banyak dari yang tadinya diberikan. Tuhan sungguh dan selalu memelihara, anak-anak-Nya yang murah hati untuk berbagi, itu yang bisa kukatakan.
Kami juga berbagi kasih dengan mengadakan BAKSOS (Bakti Sosial ) pada Minggu tanggal 1 November ke LKSA RN Asa ( Roudlotun Nasyini Ash Shiddiiqiyyah di daerah Sedan masih termasuk wilayah Kabupaten Rembang.KSA Marganingsih diwakili oleh para Suster, Dik Rifky & dik Maharani yang lagi Magang serta para pendamping.
Setelah melalui jalan kecil yang meliuk liuk mengitari daerah perbukitan batu dan area persawahan yang indah. Sampailah kami di LKSA AN Asa,di sambut oleh para santri serta Bp Abadi, Pembina yang ramah. Disini ada 232 anak asuh yang normal dan berkebutuhan khusus.

Usaha Bapak Abadi luar biasa dengan memanfaatkan lahan selain ditanami bunga yang indah, aneka sayuran juga didirikan panggung besar dengan beberapa lopo / pondok untuk tempat piknik warga desa sekitar, ada juga kolam renang.
Dengan usaha ini, anak-anak yang diasuh menampilkan kreativitas seni, dan menjual aneka masakan dan minuman untuk para pengunjung. Dari hasil inilah mereka mendapatkan biaya untuk makan minum dan kebutuhan lainnya.Melibatkan juga masyarakat sekitar untuk dapat penghasilan misalnya dengan parker, dan mobil Odong-odong bergandenga yang bisa mengangkut banyak orang.
Daerahnya memang di pelosok, kalau tidak ada donator yang peduli darimana mereka mendapatkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup ? namun bapak Abadi selalu Optimis dan gembira.tempat ini sungguh nyaman, asri dan indah dengan hawa segarnya. Cocok untuk piknik warga desa sekitar dengan spot foto yang aduhai.

Dalam waktu 7 hari tinggal di Lasem saya bahagia dan bergembira merasakan kerjasama yang penuh persaudaraan lintas Agama yang rukun, saling berbagi dan mendukung.
Inilah sejatinya warisan leluhur bangsa Indonesia bahwa kita semestinya hidup saling tolong menolong dan gotong rotong, saling peduli dan berbagi. Semoga radar kebaikan dan kerukunan ini memancar Lestari tidak hanya di Wilayah Rembang -Lasem tapi juga disetiap wilayah Indonesia. ****
Oleh Sr. Maria Monika SND
Artikel ke : 7 YPTD








