AYO MENULIS

Terbaru699 Dilihat

Sebagai seorang guru, tentu memiliki banyak kesibukan lain selain mengajar. Membuat rpp, koreksi jawaban siswa, dan banyak tugas yang lainnya.

Ditengah-tengah kesibukan mengajar, tentu masih ada waktu luang. Atau bahkan bisa menciptakan waktu luang. Misalnya 30 menit ketika istirahat. Alangkah baiknya jika waktu yang sedikit itu digunakan untuk menulis. Sebagai langkah awal, untuk berlatih menulis, menulislah di blog yang sudah dibuat.

Menulis di blog sudah lama saya lakukan. Meski beberapa tahun sempat rehat menulis di blog, saat ini sudah mulai saya latih lagi untuk menulis. Menulis tentang apa saja. Sebagai guru menulis yang saya jadikan referensi adalah om jay. Melalui slogannya, “menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi”

Aktif menulis mulai saya lakukan sejak adanya lomba grup menulis yang dibentuk oleh om jay. Dipaksa dan terpaksa.  Meski hanya melalui wa, namun tak jarang peminat zoom yang diadakan om jay, sangat banyak. Pernah juga sampai tembus di angka 300 peserta. Yakni ketika membahas tentang angka kredit yang diperlukan guru sebagai persyaratan untuk naik pangkat. Padahal pada hari biasa hanya mencapai 100 peserta.

Om jay memang mampu mendongkrak dan penggiat guru menulis. Apapun alasannya seorang guru harus menulis . Menulis dapat digunakan sebagai pengisi waktu luang, digunakan untuk menyalurkan hobby, jika hobbynya menulis. Digunakan untuk mendapatkan angka kredit yang diperlukan sebagai persyaratan untuk naik pangkat bagi guru pns. Selain itu, menulis juga dapat menjadi penghasilan tambahan, dari honor menulis.

Waktu senggang, baik yang diciptakan ataupun yang memang sudah ada, sebaiknya digunakan untuk menulis. Menulis tidak harus menggunakan laptop. Menulis dapat dimulai dengan menggunakan handphone. Disela sela waktu senggang, menulis di handphone , seolah-olah sedang wa an dengan seseorang. Padahal sedang menulis. Menulis yang bermakna. Menulis yang menghasilkan rupiah.

Hanya dengan dua jari, rupiah bisa didapatkan. Menulis di handphone  semudah menulis dan update status. Menulis, merangkai kata menjadi kalimat penuh makna. Menulis, menyusun kata demi kata, merangkai kalimat demi kalimat sehingga menjadi sebuah rangkaian kalimat yang bermakna.

Ayo mulai menulis. Guru mulia karena karya. Guru yang bermakna adalah guru yang pandai merangkai kata menjadi cerita. Guru yang dirindukan siswa-siswa nya dengan cerita-cerita yang dituturkannya dalam sebuah rangkaian kalimat penuh makna. Guru yang mampu menginspirasi melalui kalimat-kalimatnya yang mampu menggugah rasa, membangkitkan asa, dan menyentuh perasaan. Seorang guru yang layak ditiru melalui jargon-jargonnya yang luar biasa. Seorang guru yang selalu dirindu kehadirannya di dalam kelas oleh siswanya.

Tinggalkan Balasan