Apabila seseorang memiliki sesuatu yang berlebih, sebaiknya berbagi kepada orang lain. Misal, kita menerima kiriman 10 roti, tentu tidak akan kita dapat menghabiskañnnya sendiri. Daripada roti tersebut kadaluwarsa, alangkah baiknya kalau roti tersebut kits bagikan kepada teman kantor atau saudara kita di rumah, bahkan kepada sopir atau ART di rumah
Kenapa kita harus berbagi? Pertama, ßangat mubazir bila roti harus dibuang karena kadaluwarsa. Kedua, sudah selayaknya kita berbagi kepada orang terdekat agar orang-orang terdekat kita juga ikut merasakan roti yang kita makan.
Sudah selayaknya kita berbagi, agar orang tetdekat kita merasakan nikmatnya roti yang kita nikmati. Kita tidak boleh egois, agar orang terdekat dengan kita juga tidak bersifat egois terhadap kita. Walau tdak terlalu berharap, percayalah bahwa suatu saat kita juga akan mendapatkan hal serupa.
Bila kita baru bepergian àtau bertugas ke luar kota, ada baiknya berbagi buah tangan atau oleh-oleh kepada orang serumah, tetangga dan teman kerja.
Pads hari raya keagamaan, sangat menyenangkan bila kita dapat saling berbagi dengan tetangga, baik yang seagama maupun yang berbeda agama,. Misal berbagi ketupat Lebaran atau parcel Natal kepada tetangga. Hal ini akan menyebabkan kerukunan beragama.
Bila kita memiliki uang berlebih, ada baiknya kita berbagi ke rumah yatim, panti wredha atau orang kurang mampu. Dengan berbagi makanan atau bingkisan, karena kita akan merasakan kegembiraan bersama mereka.
Berbagi juga dapat betupa bea siswa atau membeayai anak dari keluarga kurang mampu untuk betsekolah atau kuliah.
Pada prinsipnya, orang ber Budi Pekerti selalu memiliki sifat ingin berbagi kepada sesamanya.









